Napak Tilas Kejayaan Bawang Putih Sembalun Nusa Tenggara Barat

Pin It

Masyarakat Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengenal bawang putih sebagai komoditas yang sangat penting karena sejarah daerah tersebut sangat lekat dengan komoditas ini. Dataran tinggi Sembalun merupakan penghasil utama bawang putih di Indonesia sampai tahun 1990-an. Dengan dibukanya keran impor bawang putih pada tahun 1998, bawang putih Sembalun langsung merosot dan masyarakat beralih menanam komoditas lain seperti kentang, wortel, bawang merah, cabai dan lain-lain. Sejak lima tahun terakhir, pemerintah berupaya menghidupkan kembali masa kejayaan bawang putih Sembalun. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan sejarah bawang putih di Sembalun sejak tahun 1960-an hingga saat ini. Pengkajian dilaksanakan sejak bulan Januari hingga Mei 2018. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan beberapa tokoh masyarakat yang ada di wilayah tersebut sebagai pelaku sejarah. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa sejak dimulainya budidaya bawang putih tahun 1960-an, terjadi pasang surut produksi bawang putih, dimana pada awalnya bawang putih ditanam di hutan-hutan Sembalun dengan hasil yang tinggi, kemudian mengalami kemunduran saat terjadi penutupan hutan tahun 1979. Tahun 1980-an bawang putih kembali bangkit dan mencapai masa kejayaannya sampai tahun 1998 yang ditandai dengan produktivitas yang sangat tinggi mencapai 40 ton/ha. Namun saat ini produktivitas bawang putih di Sembalun menurun dan berkisar antara 15-18 ton/ha.


+ Selengkapnya...

Web Analytics