Parent Category: Informasi Publik
Created: Thursday, 15 September 2016 08:28
Published: Wednesday, 27 January 2016 08:28
Written by Admin
Hits: 461

 

Berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP), serta surat keputusan Menteri Pertanian Nomor: 350/Kpts/OT.210/6/2001, BPTP diberi tugas untuk melaksanakan pengkajian dan perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.  Dalam melaksanakan tugasnya, BPTP sebagai ujung tombak Badan Litbang di daerah  secara umum melaksanakan penelitian/pengkajian komoditas pertanian, dan perakitan teknologi tepat guna spesifik lokasi. Berdasarkan Visi,  Misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, terdapat 9 strategi utama yang ditempuh oleh BPTP untuk melaksanakan tupoksinya. Pengukuran tingkat capaian kinerja BPTP NTB Tahun 2014 dilakukan dengan cara membandingkan antara target indikator kinerja sasaran dengan realisasinya.

Tahun 2015 merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Operasional Kegiatan BPTP NTB 2015-2019. Secara umum tingkat capaian kinerja BPTP NTB Tahun 2015 menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan BPTP NTB telah tercapai, walaupun masih terdapat kegiatan yang belum sepenuhnya terealisasi sesuai target capaian. Dalam pencapaian sasaran tersebut, masih dijumpai beberapa kendala yang secara aktif telah diupayakan untuk diperbaiki oleh seluruh jajaran BPTP NTB dengan mengoptimalkan kegiatan koordinasi dan sinkronisasi serta sosialisasi peningkatan kapabilitas dan pembinaan program.

Selain dari realisasi kegiatan, capaian kinerja balai juga terlihat dari capaian realisasi belanja sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran Kementerian Negara/Lembaga (RKA-KL) relatif telah terpenuhi. Hingga akhir tahun 2015, realisasi keuangan satker BPTP NTB mencapai Rp. 18,732,532,988 (87,94%) dari total anggaran yang dialokasikan dalam DIPA TA. 2015.  Dari masing-masing jumlah belanja, realisasi anggaran belanja yang paling besar serapannya adalah belanja pegawai sebesar 97,64% (Rp 7,447,333,627), kemudian anggaran belanja modal sebesar 92,30% (Rp 2,037,151,000), dan anggaran belanja barang sebesar 80,65% (Rp. 9,248,048,361,-).

Untuk menunjang penerimaan negara dari PNBP, BPTP NTB telah aktif melaksanakan pemungutan PNBP dari kegiatan diseminasi, jasa/sewa, serta sumber lainnya sesuai dengan aturan keuangan yang berlaku. Pencapaian target PNBP pada tahun 2015 telah melebihi target yang ditetapkan yaitu sebesar 192,45%. Pendapatan PNBP terbesar diperoleh dari pendapatan penjualan hasil pertanian dari kegiatan di kebun percobaan, visitor plot lahan sempit, dan UPBS sebesar 67,10%. Pendapatan lainnya diperoleh dari jasa laboratorium, penerimaan umum (sewa rumah dinas), pendapatan jasa II  dari pembayaran jasa giro, pengembalian tunjangan fungsional, dan lainnya.

Selanjutnya....

Web Analytics