Penambahan Biochar dan Trichoderma sp Dalam Upaya Mendapatkan Paket Teknologi Input Rendah pada Usaha Produksi Bawang Merah pada Lahan Kering di Kabupaten Lombok Timur

Pin It

Kerasama dengan : SMARTD TA. 2017

Penambahan Biochar dan Trichoderma sp Dalam Upaya Mendapatkan Paket Teknologi  Input Rendah pada Usaha  Produksi  Bawang Merah  pada Lahan Kering di Kabupaten Lombok Timur, Muji Rahayu’ et.all, 2017.   Pengembangan wilayah sentra produksi bawang merah di Provinsi Nusa Tenggara Barat  lebih diarahkan pada daerah-daerah kering yang tentunya memiliki beberapa kendala diantaranya adalah rendahnya bahan organic dan pengairan yang terbatas.  Penelitian penggunaan biochar dari arang sekam 1 t/ha dengan kombinasi kompos yang mengandung trichoderma 5 t/ha dilakukan di Kecamatan Sakra, Lombok Timur Nusa Tenggara Barat ini  menginformasikan adanya perbaikan  sifat tanah dalam membantu penyerapan unsure hara dan menyimpan ketersediaan air lebih lama sehingga pertumbuhan tanaman tampak lebih baik dan hasil persatuan luasan juga meningkat.  Dengan paket teknologi penambahan biochar dan kompos tricho ini hasil umbi bawang merah meningkat secara signifikan.  Rata-rata hasil pada paket teknologi sebesar 16,37 t/ha sedangkan yang tidak menggunakan paket teknologi hanya mampu menghasilkan 10, 33 t/ha.  Hasil lainnya adalah mampu mengantisipasi serangan penyakit tular tanah yang biasanya muncul dan berakibat mengurangi hasil khususnya pada pertanaman yang diusahakan pada musim hujan.  Hasil analisis tanah pasca aplikasi paket teknologi menunjukkan kualitas fisik dan kimia tanah yang lebih baik dibanding kualitas tanah tanpa paket teknologi  Biochar dan kompos tricho, hal itu terlihat dari nilai  C/N lebih tinggi, C organic, N total, P total, kadar air yang lebih tinggi serta  pH tanah yang mendekati kriteria normal, serta respirasi mikroorganisme yang lebih besar.  Untuk pengembangan paket teknologi selanjutnya peran stakeholders inti yaitu BPTPH sebagai institusi penyedia isolate (F1) Trichoderma sp dan lembaga binaannya yaitu klinik agent hayati di beberapa titik wilayah sangat penting untuk mempertahankan ketersediaan Trichoderma, sedangkan potensi pengembangan Biochar memerlukan dukungan kebijakan khususnya oleh pihak Dinas Pertanian setempat agar demplot-demplot penggunaan Biochar semakin diperbanyak pada wilayah-wilayah pengembangan baru untuk usahatani bawang merah.  Kompetisi pemanfaatan sekam padi untuk tujuan lainnya selain sebagai bahan baku biochar perlu dicarikan solusi dan dilakukan demplot-demplot tentang penggunaan biochar dari sumber lainnya untuk memperbaiki kualitas lahan kering pada usahatani bawang merah di Nusa Tenggara Barat.

Web Analytics