Percepatan Perbanyakan Benih Melalui Implementasi Teknologi Budidaya Padi JARWO SUPER Di Nusa Tenggara Barat

Pin It

Kerasama dengan : SMARTD TA. 2017

Padi merupakan komoditi pangan yang sangat strategis, karena sebagai sumber pangan terbesar penduduk Indonesia. Untuk mempertahankan swasembada pangan program peningkatan produksi padi terus dilakukan pemerintah dan salah satunya dengan peningkatan produktivitas. Salah satu teknologi produksi padi yang saat ini diyakini mampu meningkatkan produktifitas  padi  adalah teknologi jajar legowo super. Tahun 2017 teknologi jajar legowo super di kembangkan di NTB seluas 1.000 hektar. Tujuan kegiatan ini adalah:  a) Peningkatan provitas padi. b). Peningkatan efisiensi penggunaan input seperti penggunaan pupuk, pestisida, tenaga kerja. c) Percepatan penyediaan benih varietas unggul baru (VUB) melalui pembimbingan dan pengawalan.Kegiatan dilakukan tahun 2017 di tujuh  kabupaten/kota di Nusa Tenggara Barat yaitu: Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Bima. Kegiatan di laksanakan dalam bentuk deamfarm dengan luasan antara 25 - 281 ha di masing - masingkabupaten/kota. Lokasi deamfarm sesuai CPCL dari dinas Pertanian dan Perkebunan provinsi NTB yang ditelah di verifikasi oleh tim Jarwo Super BPTP NTB. Penggunaan lokasi yang dianggap representatif untuk kegiatan jarwo super yaitu lahan subur, mudah diakses, bukan endemis hama penyakit.Dari hasil Analisisdata dilakukansecara deskriptif, menampilkannilairata-rata, persentase dan senjang hasil. Keunggulanbudidayapadijarwosuper di NTB dapat diketahuidari : 1). produktivitas padi Jarwo Super untuk yang tertinggi (Top) 10% di NTB  sebesar 8,120ton GKG/ha, 2). Produktivitas rata-rata melalui Jarwo Super 6,092 ton/ha GKG3). senjang antar petani Jarwo super 2,027 ton GKG,  4).rataan  provitas petani non Jarwo Super 5,557 ton/ha GKG. 5).delta peningkatan Jarwo Super  0,535 ton GKG. 6).Rataan provitas padi sawah propinsi 5,303 ton kg/ha. 7).Delta peningkatan provitas teknologi Jarwo Super terhadap rataan provitas padi sawah kabupaten 0,790 ton/ha. Dari hasil pengawalan teknologi jarwo super 1.000 ha di NTB ditargetkan menghasilkan 3.000 ton benih sebar  yang dilaksanakan oleh PT. Pertani. Realisasi benih yang dihasilkan PT.Pertani 204 ton, penangkar swasta 406 ton, dan sisanya dimanfaatkan sebagai benih non formal oleh kelompoktani dan petani pelaksana jarwo super serta petani sekitar.


Web Analytics