Berita

Sinkronisasi Program/ Kegiatan penyuluh pertanian tahun 2015 (Kepala BPTP NTB : Semua Instansi Terkait Harus Satu Kata Dalam Upaya Swasembada Pangan)

Pin It

Pemerintah terus menggiatkan segala usaha untuk mencapai tekad swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan, termasuk dengan mensinergikan semua instansi pemerintahan yang terkait dengan pencapaian swasembada pangan. Dalam rangka upaya peningkatan sinergi tersebut, Sekretariat Badan Penyuluhan Perikanan dan Kehutanan Pertanian Nusa Tenggara Barat melaksanakan Sinkronisasi Program/ Kegiatan penyuluh pertanian tahun 2015 pada kamis, 29/01/2015. Kegiatan dua hari tersebut berlangsung di Balai Diklat Pertanian Nusa Tenggara Barat. Turut hadir dalam kegiatan sinkronisasi tersebut adalah Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Barat, Dr. Ir. Dwi Praptomo S,  MS. Acara dihadiri oleh 50 orang peserta penyuluh pertanian Provinsi NTB, Kepala Badan penyuluhan Kabupaten / Kota se- NTB.

Dalam arahannya, Kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Praptomo S. MS menyampaikan pentingnya kerjasama antara  instasi terkait dalam upaya mendukung swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah selama 3 tahun ke depan. Swasembada ini  terutama untuk padi, jagung dan kedelai. Dalam rangka mendukung pencapaian swasembada ini, BPTP NTB sebagai Unit Pelayanan Teknis (UPT) di bawah Kementerian Pertanian telah melakukan upaya koordinasi dan komunikasi dengan stakeholder terkait. Stakeholder ini antara lain pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pertanian Provinsi NTB, dan Sekretariat Bakorluh Provinsi NTB.

Lebih jauh, Dwi Praptomo mengungkapkan bahwa BPTP NTB, Bakorluh, dan Dinas Pertanian NTB telah satu kata dalam upaya mendukung swasembada pangan karena sudah terbentuk struktur organisasi dari pusat sampai ke daerah. Sehingga semua instansi terkait, dapat menjalin komunikasi dengan baik. Selanjutnya, Dwi Praptomo mengharapkan agar penyuluh pertanian lapangan dapat melaporkan realisasi tanam dan pengunaan teknologi pertanian  untuk  tanaman padi, jagung dan kedelai setiap minggu. Hal ini merupakan bagian upaya operasi khusus Swasembada Pangan yang akan dibantu oleh TNI Angkatan Darat.

Di akhir arahannya, Dwi Praptomo memperkenalkan kepada peserta staff BPTP NTB yang terdiri dari penyuluh dan peneliti BPTP NTB yang akan membina wilayah pertanian  khususnya dalam kegiatan Upsus padi, jagung dan kedelai di kab/kota se- NTB. (M.F. Matenggomena)

Web Analytics