Berita

Pelatihan dan Pemantapan Swasembada Pangan Anggota Korem 162/Wira Bhakti di BPTP NTB

Pin It

Presiden Republik Indonesia mengamanahkan kepada TNI Angkatan Darat, untuk mensukseskan program swasembada pangan selama 3 tahun ke depan. Untuk mendukung hal tersebut,  TNI Angkatan Darat Korem 162/ Wirabhakti Nusa Tenggara Barat bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB melaksanakan Pelatihan dan Pemantapan Swasembada Pangan (padi, jagung, kedelai) untuk para  Danramil dan Babinsa jajaran Korem 162/Wira Bhakti se-NTB. Pelatihan berlangsung selama dua hari, (29-30/12/2014) yang diikuti oleh 30 orang peserta terdiri dari Perwira dan Bintara. Pelatihan hari pertama diisi dengan penyegaran teori tentang budidaya tanaman pangan sementara pada hari kedua peserta diajak untuk praktik langsung tentang teori yang sudah didapatkan hari sebelumnya.

Kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Parptomo S., MS. Dalam pengantarnya mengatakan, sesuai dengan mandat Kementerian Pertanian, BPTP NTB bertugas menyiapkan teknologi di bidang pertanian baik tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan. Lebih lajut,  disebutkan bahwa BPTP NTB memiliki tenaga ahli sebanyak 40 orang,  sebagai peneliti dan penyuluh sesuai dengan bidang kepakaran masing-masing. “Untuk kesempatan ini BPTP NTB menyiapkan pelatihan dengan fokus teknologi budidaya padi, jagung dan kedelai” demikian disampaikan  Dwi Praptomo.

Lebih jauh, Kepala BPTP NTB menjelaskan bahwa untuk mendukung program swasembada pangan, maka perlu ditingkatkan produksinya secara nasional. Provinsi NTB sendiri telah sukses malaksanakan swasembada beras dengan mengirimkan sekitar 500 ton beras ke Indonesia Bagian Timur (NTT dan Papua). Namun secara nasional, Indonesia masih mengimpor beras dari negara lain.

“Ilmu pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan dalam kegiatan pelatihan harus dapat diaplikasikan oleh peserta di wilayah kerjanya masing-masing, sehingga program swasembada pangan dapat tercapai”, demikian harapan Dwi Praptomo di akhir pengantarnya.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Komandan Korem 162/Wira Bhakti yang diwakili Kepala Staf Korem Letkol Infantri Arman Dahlan yang sekaligus juga membuka acara pelatihan secara resmi. Dalam sambutannya Arman Dahlan mengatakan peran pangan  merupakan masalah vital dan penting, kerena sebagian besar rakyat indonesia masih tergantung kepada kebutuhan pangan. Karena itu TNI AD juga memiliki bertanggung jawab dalam mensukseskan program pemerintah untuk swasembada pangan.

Acara pelatihan selanjutnya dipandu oleh Kasi Teritorial Letkol Infantri Drs.  Kusdiro, Pada hari pertama pelatihan ini disampaikan tiga materi terkait swasembada pangan, yaitu teknologi produksi padi sawah oleh Lalu Wirajaswadi., M.Ed, teknologi budidaya jagung oleh Bq. Tri Ratna Erawati, SP.M.Si, dan teknologi budidaya kedelai oleh Dr. Ir. Awaludin Hipi, M.Si, serta satu materi tentang penggunaan bahan organik oleh Kapten Infantri Iswan.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan diskusi. Banyak pertanyaan dari peserta terkait permasalahan dan teknologi budidaya pertanian, serta hama penyakit. Jawaban nara sumber sangat memuaskan peserta. Praktek lapangan akan dilaksanakan pada hari berikutnya.  (M. F. Matenggomena)

Web Analytics