Berita

Kunjungan Petani Golong dan Mahasiswa STIE Manajemen Mataram

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Litbang Pertanian yang salah satu tugas utamanya adalah menyebarluaskan penerapan inovasi hasil penelitian Badan Litbang Pertanian. Dalam rangka penyebarluasan inovasi tersebut, BPTP NTB  memberikan pelayanan pertukaran pengetahuan kepada masyarakat NTB melalui berbagai kegiatan antara lain pengkajian dan desiminasi inovasi pertanian, pelatihan petani, mahasiswa, TNI, maupun masyarakat umum, serta kunjungan langsung ke kantor BPTP NTB.

Sebagai salah satu wujud pelayanan langsung tersebut, Senin (5/09/2014), BPTP NTB menerima kunjungan 15 orang petani dari Desa Golong Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Para petani ini datang bersama 12 orang mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi Manajemen Mataram yang sedang melakukan Praktek Kerja Lapangan di desa tersebut. Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Golong dan disambut oleh Nurul Hilmiati, Kepala Seksi Kerja Sama dan Pelayanan Pengkajian BPTP NTB di ruang utama.

Kepala Desa Golong dalam pengantarnya menyampaikan maksud kedatangan rombongan untuk mendapatkan informasi dan bimbingan teknis pertanian dari BPTP NTB dalam rangka memajukan kondisi pertanian petani di Desa Golong. Menyambut maksud kedatangan ini, Kepala BPTP NTB yang diwakili oleh Kepala Tata Usaha, Ir. Sofyan Souri dalam arahannya mengharapkan agar para petani dan mahasiswa dapat menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya selama berkunjung di BPTP NTB.

Acara kunjungan petani Golong dan mahasiswa STIE Manajemen Mataram ini diawali dengan pemaparan dan diskusi tentang system tanam padi Jajar Legowo yang difasilitasi oleh penyuluh senior BPTP NTB, Lalu Wirajaswadi. Diskusi berlangsung hangat karena banyak persoalan-persoalan teknis yang disampaikan oleh petani seputar budidaya tanaman padi.

Setelah sekitar satu jam berdiskusi di dalam ruangan, rombongan selanjutnya diajak untuk mengunjungi kebun percobaan BPTP NTB yang merupakan plot untuk mendemonstrasikan inovasi-inovasi hasil pengkajian. Mula-mula rombongan diajak ke Kebun Bibit Induk (KBI). Di sini peserta mendapatkan penjelasan dari penanggung jawab KBI, Adnan, tentang pemanfaatan pekarangan dan lahan sempit.dengan konsep kawasan rumah pangan lestari. tentang konsep  Tampak peserta terkagum-kagum dengan berbagai jenis sayuran dari Balai Penelitian Sayuran yang sedang dikembangkan oleh BPTP NTB.

Dari KBI rombongan melanjutkan kunjungan ke demplot aneka tanaman. Di sini, penanggung jawab kebun, Abdul Gafar memperkenalkan berbagai varietas tanaman hasil dari Badan Litbang Pertanian antara lain berbagai varietas jagung, kedelai, dan kacang tanah. Selain itu juga dipamerkan beberapa tanaman local yang sudah mulai jarang ditanam seperti sorgum (buleleng), kacang gude (lebui) dan wijen. Para petani tampak sangat senang ketika diperbolehkan untuk membawa pulang beberapa benih tanaman yang jarang bisa didapatkan di desa mereka ini.

Kunjungan rombongan berahir di Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS). Manajer UPBS, Sabar Untung, menjelaskan bahwa UPBS merupakan salah satu kegiatan di BPTP NTB untuk mempercepat penyebar luasan varietas-varietas baru bagi komoditas strategis seperti padi, jagung dan kedelai. Sabar Untung juga menyampaikan terbukanya peluang bagi para petani untuk bekerja sama dengan UPBS melakukan uji adaptasi lokasi varietas.

Sebagai penutup kunjungan, para peserta rombongan diberikan oleh-oleh berupa bahan bacaan untuk menambah pengetahuan mereka. Para petani pun kembali ke Golong dengan semangat baru untuk memanfaatkan inovasi meningkatkan usaha tani mereka. (Nurul Hilmiati dan Faisal Matenggomena)

Web Analytics