Berita

Puncak Pekan Agroinovasi Litbang Pertanian di NTB

Pin It

Hasil penelitian dan pengkajian yang telah dikerjakan Badan Litbang Pertanian selama ini sudah sangat banyak, tetapi penerapan hasil litkaji tersebut belum seperti yang diharapkan karena banyak faktor, seperti masalah keterjangkauannya, fasilitas yang mendukung, dan sebagainya. Salah satu upaya pemasyarakatan hasil litkaji Badan Litbang Pertanian adalah dengan penyelenggaraan Pekan Agroinovasi, yang di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah diinisiasi oleh BPTP NTB dan dilaksanakan selama 5 hari (19-23/08/2014). Kegiatan ini dilaksanakan di komplek BPTP NTB  dengan target pengunjung 1.000 orang.

Puncak Pekan Agroinovasi Litbang Pertanian di NTB dilaksanakan pada hari Rabu (20/08/2014) yang dibuka langsung oleh Gubernur NTB, dihadiri oleh Kapustaka mewakili Kepala Badan Litbang Kementerian Pertanian, Pejabat tingkat provinsi NTB, Kabupaten/Kota se NTB, Perguruan Tinggi, Organisasi Profesi, Swasta, petugas, penyuluh pertanian, dan para petani, serta masyarakat luas.

Dalam laporannya pada Puncak Pekan Agroinovasi ini, Kepala BPTP NTB, Dr.Ir. Dwi Praptomo S, MS, menjelaskan bahwa tujuan Pekan Agroinovasi adalah untuk menyebarluaskan hasil-hasil litkaji dan untuk menjaring umpan baliknya. Selanjutnya disampaikan bahwa kegiatan yang ada dalam Pekan Agroinovasi antara lain: open, house, pameran, workshop, gelar teknologi, temu lapang, dan bakti sosial.

Kepala Badan Litbang Pertanian yang diwakili Kapustaka, Ir. Gayatri K. Rana, M.Sc, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan Pekan Agroinovasi ini merupakan agenda peringatan HUT Badan Litbang ke-40 dan HUT BPTP ke-20, yang diselenggarakan di tiap-tiap provinsi di Indonesia. Badan Litbang Pertanian berkewajiban menyebarluaskan hasil penelitian kepada masyarakat luas, misalnya dengan penerbitan buku “400 Teknologi Unggulan Badan Litbang Pertanian”, Open House, dan juga Pekan Agroinovasi seperti yang dilaksanakan oleh BPTP NTB. Dengan Pekan Agroinovasi, diharapkan dapat mempercepat diseminasi teknologi dan juga menjadi media interaksi bagi fihak-fihak yang terkait dengan pembangunan pertanian.

Sementara itu Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, MA, dalam sambutannya  menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku pembangunan pertanian di NTB yang sudah bersusah payah meningkatkan produksi pertanian. Pangan adalah urusan yang sangat penting dan strategis, disamping masalah air dan energi. Pekan Agroinovasi merupakan kegiatan yang juga penting dalam akselerasi intervensi teknologi, sehingga teknologi dapat diakses semua fihak dengan keterjangkauan (terutama harga) bagi petani. Kepada BPTP NTB yang telah banyak berperan dalam menyiapkan teknologi bagi petani, diharapkan terus berkiprah dalam membangun pertanian NTB dengan bersinergi dengan SKPD yang ada di NTB.

Kegiatan Pekan Agroinovasi ini juga diisi dengan penandatangan nota kesepahaman antara BPTP NTB, Bakorluh NTB, dan DPW Perhiptani NTB dalam upaya kerjasama akselerasi penyebarluasan teknologi melalui penyuluhan, dan nota kesepahaman antara BPTP NTB dengan Universitas NTB dalam kerjasama penelitian, pengembangan, dan pengabdian masyarakat. Juga diselingi dengan pemberian penghargaan kepada kelompok KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari), Penyuluh Pertanian Pembina KRPL, juara lomba penyuluhan yang dilaksanakan Bakorluh, pemberian bantuan benih, tanaman SDG lokal, DOC ayam KUB. Acara dilanjutkan dengan kunjungan ke arena pameran, gelar teknologi dan visitor plot tanaman, ternak, dan Kebun Bibit Induk, serta KRPL di perumahan dinas karyawan BPTP NTB.  (Sumber : DPS).

Web Analytics