Berita

Panen dan Pengamatan Agronomis Perbenihan Kedelai di Kabupaten LombokTengah

Pin It

Kedelai merupakan komoditas strategis, dan menjadi program prioritas pemerintah. Provinsi  Nusa Tenggara Barat (NTB) merupakan salah satu penghasil kedelai nasional. Untuk mendukung swasembada kedelai nasional tahun 2014, target areal penanaman di Nusa Tenggara Barat seluas 100.000 ha. Untuk memenuhi hal tersebut, diperlukan benih kedelai sebanyak 5.000 ton.

Kementerian Pertanian mengamanahkan kepada BPTP NTB untuk memproduksi dan mendistribusikan benih sumber kedelai kelas FS 10 ton, dan kelas SS 250 ton. Untuk menghasilkan benih sumber kedelai kelas FS dan SS, BPTP NTB telah melakukan penangkaran benih kelas FS pada MH 2013/2014, seluas 14 ha di Kabupaten  Bima, dan 6 ha di Kabupaten Lombok Timur. Produksi benih kelas SS sedang dilaksanakan pada MK I di tiga kabupaten yaitu; Kabupaten Bima, Dompu dan Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan penanaman di Desa Pengembur  Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah dilaksanakan sejak 29 Maret sampai 26 April 2014 seluas 79.61 ha dengan varietas Burangrang, Kaba, dan Anjasmoro.

Pada Kamis, (03/17/2014) BPTP NTB melakukan panen benih kedelai di Desa Pengembur Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Panen dimulai dengan varietas  Burangrang, dan Kaba, sementara varietas Anjasmoro dipanen pada hari berikutnya, disesuaikan dengan umur panen.

Petugas lapang  BPTP NTB Seniman S.Pi, mengatakan,  benih kedelai yang dipanen saat ini adalah kelas SS, dengan target 1 ton per ha. Tetapi target tersebut sulit tercapai karena adanya iklim yang ekstrim  (tidak ada hujan) di lokasi. Panen dilakukan secara bertahap disesuaikan dengan umur panennya. Hasil benih sumber kelas SS ini akan dikembangkan oleh penangkar lokal pada skala yang luas. Semoga dengan hasil ini, petani di NTB tidak kesulitan mendapatkan benih kedelai pada musim kemarau kedua( MK 2) ”, katanya.

Untuk mendapatkan informasi varietas kedelai yang terbaik dan sesuai dengan kondisi  NTB, pada kegiatan produksi benih kedelai juga dilakukan pengkajian oleh tim peneliti BPTP NTB, dengan melakukan pengamatan benih kedelai yang dipanen di Desa Penggembur.

Salah seorang Peneliti BPTP Nani Herawati, SP mengatakan, tujuan pengamatan untuk mengetahui karakter agronomis dari setiap varietas benih kedelai yang ada  serta untuk mengetahui pengaruh perlakuan pupuk organik terhadap pertumbuhan pertanaman kedelai, sehingga BPTP NTB dapat menghasilkan benih kedelai terbaik.   (Sumber : MFM dan SU)

Web Analytics