Berita

Pertemuan World Bank FAO dan Kunjungan Lapang ke Beberapa Lokasi Kegiatan BPTP NTB

Pin It

Bank Dunia mempekerjakan sekitar delapan puluh staf yang profesional bekerja di wilayah Asia Timur dan Pasifik dalam bidang pertanian, lingkungan dan pembangunan sosial. Staf ini sebagian besar berkantor di  setiap negara di wilayah tersebut dan beberapa staf berada di kantor pusat di Washington DC. Semua staf profesional ini dalam sehari-hari kontak dengan rekan-rekan di berbagai negara dan juga terhubung satu sama lain melalui masing-masing komunitasnya (Communities of Practice; CoP). Sebagian besar mereka sangat jarang melihat kegiatan ekonomi secara real di lapangan. Tujuan utama dari pertemuan CoP adalah untuk mempromosikan berbagi pengetahuan dan pertukaran pengalaman di antara para ahli teknis Bank yang bekerja diberbagai negara untuk memberikan klien mereka pengetahuan dan praktik yang terbaik di bidang masing-masing dan sebagai bagian dari Global Jaringan praktek yang sedang di gulirkan. Disamping itu pertemuan ini juga sebagai wahana untuk bertemu face to face dengan mitra pembangunan lainnya. Pertemuan ini merupkan kerjasama world bank dengan Food and Agriculture Organization (FAO). Pertemuan ini bertemakan “pertumbuhan (ekonomi) Hijau dan Inklusif di Asia Timur dan Pasifik”. Kegiatan ini di laksanakan di Hotel Sentosa Senggigi Lombok (19-23/5/2014) yang di hadiri oleh sekitar 80 peserta yang berasal dari semua wakil staf world bank yang berasal dari masing-masing Negara di wilayah Asia Timur dan Pasifik, staf ahli dari FAO, beberapa SKPD Provinsi NTB yang terkait dan dari BPTP NTB.

Pertemuan CoP ini di buka oleh Wakil Gubernur NTB H. Moh. Amin yang mengatakan bahwa pemerintah daerah sangat berterima kasih atas kepercayaan World Bank untuk melaksanakan pertemuan ini di Lombok dan ini menjadi salah satu cerminan kepercayaan organisasi dunia kepada Pemerintah Daerah NTB. Pada hari pertama setelah pembukaan, beberapa pakar memberikan presentasi tentang pertumbuhan (ekonomi) hijau dan inklusif di Asia Timur and Pasifik, termasuk pengalaman Pemda NTB dalam melaksanakan pembangunan daerah yang berwarna hijau (lingkungan). Pada hari ke dua dan ketiga pertemuan tersebut, semua peserta melaksanakan kunjungan lapangan di berbagai lokasi di Lombok dengan tujuan untuk memberikan gambaran tentang proses pembangunan yang berwawasan hijau. Hasil kunjungan lapangan dijadikan bahan dalam penyusunan pembangunan ekonomi yang berwawasan hijau. Dua lokasi kunjungan Tim World Bank dan FAO yang merupakan kegiatan BPTP NTB adalah model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Desa Jembatan Kembar Timur Kabupaten Lombok Barat dan Kegiatan Penggemukan Sapi di Desa Nyerot Kabupaten Lombok Tengah (kerjasama BPTP dengan ACIAR). Di kedua lokasi tersebut para peserta merasa sangat berkesan dengan kegiatan yang benar-benar menyentuh kalayak petani kecil dan dirasakan manfaatnya secara langsung di antaranya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani peternak. Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah Direktur FAO dari Roma  Prof. Dr. Indrojono Soesilo.  (Sumber : AS).

Web Analytics