Berita

Kunjungan Kerja Kepala Balai Penelitian Ternak – Bogor Ke NTB

Pin It

Dalam rangka monitoring dan evaluasi kegiatan pengembangan ayam KUB (Ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian) dan itik pedaging PMP (Peranakan Mojosari Peking) di NTB, Kapala Balai Penelitian Ternak Dr. Nasrullah dan tim peneliti dari Balitnak Dr. Hardi dan Dr. Susi berkesempatan berkunjung ke kelompok ternak unggas “Jaya Mandiri” Desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah dan kelompok pembibitan itik “Punik Bambang” di Desa Sikur, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur (14-16/5/2014).

Dalam kunjungannya ke kelompok ayam KUB, Dr. Nasrullah menyampaikan bahwa di NTB kegiatan pengembangan ayam KUB sudah cukup berhasil dan diharapkan dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh Pemda Kabupaten Lombok Tengah. Selama kunjungannya Dr. Nasrullah berdiskusi dengan petani dan tim pendamping kegiatan ayam KUB BPTP NTB, tentang masalah dan hambatan yang dialami selama kegiatan pengembangan ayam KUB di Kelompok Jaya Mandiri.

Petani ayam KUB berkesempatan menyampaikan masalah kekurangan indukan untuk penyediaan permintaan DOC ayam KUB sebanyak 10.000 DOC per bulan ke berbagai kabupaten se NTB. Dalam kesempatan tersebut Dr. Nasrullah menyampaikan bahwa peternak lain seharusnya tidak semua melakukan budidaya ayam KUB untuk pembesaran tetapi mengharapkan petani lain membentuk kelompok perbibitan selain yang sudah ada seperti  di Desa Jago untuk mengatasi masalah permintaan DOC ayam KUB di NTB.

Dalam kunjunganya ke NTB, kepala Balitnak Dr.Nasrullah juga melakukan  Penanda tangganan MoU Kerjasama kegiatan “Pengembangan Model Kampung Unggas di NTB” antara Balai Penelitian Ternak Bogor, BPTP NTB dengan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur.

Sebelum dilakukan penandatanganan MoU kerjasama di Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur, pada Kamis (15/5/2014) Kepala Balitnak berkesempatan melakukan  koordinasi dengan kepala  Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB Ir. Hj. Budi Septiani. Disampaikan bahwa Dinas Peternakan dan Kesehatan Provinsi NTB melalui dana APBD akan menyediakan dana Rp. 2 Milyar untuk pengembangan perunggasan baik ayam kampung/ KUB maupun itik. Model kegiatan nantinya berupa  pemeliharaan terintegrasi antara sapi dengan unggas, dimana sapi merupakan komoditas utama yang dipelihara petani dan unggas sebagai ternak yang diharapkan menghasilkan pendapatan harian petani selama masa pembesaran sapi.

Dr. Nasrullah juga mengharapkan Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB dapat melakukan pemetaan peternakan baik unggas itik, ayam kampung, ternak sapi, kerbau maupun kambing yang ada di NTB dalam mendukung pengembangan Kampung Ternak di NTB.

Kegiatan Kepala Balitnak di NTB selanjutnya adalah melakukan penanda tanggan MoU dengan kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupatenn Lombok Timur. Setelah dilakukan penanda tangganan dilakukan kunjungan ke lokasi pembibitan itik pedaging PMP. Dari hasil kunjungan ini Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Timur sangat merespon positif hasil kegiatan percobaan perbibitan itik pedaging jenis PMP hasil Inovasi Teknologi Badan Litbang-Balitnak di Kabupaten Lombok Timur, karena permintaan akan itik pedaging di Kabupaten Lombok Timur sudah cukup tinggi. (Nurul Agustini)

Web Analytics