Berita

RAT Pertanggung Jawaban Dana PUAP Di Kabupaten Lombok Timur

Pin It

Salah satu upaya  pembentukan lembaga keuangan mikro Agribisnis Pedesaan yang di harapkan sesuai dengan Pedum dilakukan dengan mengadakan pertanggung jawababan pengurus Gapoktan pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) Gapoktan penerima dana PUAP. Ada 4 Gapoktan di Kabupaten Lombok Timur yang melaksanakan RAT, yang dihadiri oleh Tim pembina Provinsi (BPTP – NTB) dan Tim Teknis Kabupaten Lombok Timur, Kepala Bidang Pembinaan Kelembagaan pada BKP4K Kabupaten Lombok Timur Ir. Ye’ Yusuf Jamalullail dan Kepala UPP Ir. Asdiwarta Kecamatan Suralaga.

Pada Senin (10/3/2014) Lokasi pertama yang dituju adalah Gapoktan Payung Lestari, Desa Bagek Payung Timur, Kecamatan Suralaga. RAT ini dipandu oleh Kepala BP4K Kabupaten Lombok Timur Ir. H. Sapirin, MM dan dihadiri oleh BPTP selaku sekertaris Tim Pembina PUAP Provinsi, Kepala Desa Bagek Payung Timur, Kepala UPT Suralaga, Koordinator PMT Kabupaten Lombok Timur, serta pengurus dan anggota Gapoktan.

Gapoktan Payung Lestari terdiri dari 8 Gapoktan dengan jumlah anggota 86 orang anggota.  Dari jumlah tersebut sudah 20 orang yang aktif dalam menggunakan dana PUAP. Gapoktan ini menerima dana PUAP pada tahun 2013 dengan bidang usaha yang dijalani antara lain: budidaya on farm terdiri dari usahatani padi dengan luasan 100 ha sawah yang digarap oleh 70 orang anggota serta ternak 9 ekor sapi yang dilaksanakan oleh 9 anggota.

Dalam RAT tahun 2014 ini Ketua Gapoktan membacakan laporan tahunan Gapoktan yang didengarkan oleh seluruh anggota dan tim PUAP. Laporan ditanggapi dengan baik oleh anggota. Selain mendengarkan laporan pertanggungjawaban dari pengurus Gapoktan, mewakili Sekertaris Tim Pembina PUAP dari BPTP H. Sahram memberikan pengarahan kepada Gapoktan untuk terus aktif dalam penggunaan dana PUAP terutama untuk usaha simpan pinjam karena dapat memberikan keuntungan yang besar bagi Gapoktan itu sendiri. Pengarahan ini dimaksudkan untuk menuntun Gapoktan agar segera membentuk LKMA mengingat LKMA merupakan salah satu keluaran yang ingin dicapai dari Program PUAP ini sehingga Gapoktan dapat lebih maju dan mandiri dalam mengelola usaha pertaniannya.

Lokasi kedua yang dituju adalah Gapoktan Payung Tani, Desa Waringin, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. RAT di Gapoktan ini mendapat feed back yang cukup antusias dari anggota kelompok. Adapun RAT ini dihadiri oleh BPTP selaku sekertaris Tim Pembina PUAP Provinsi, Kepala Desa Waringin, Kepala BPP Suralaga, koordinator PMT Kabupaten Lombok Barat, penyuluh desa, serta pengurus dan anggota Gapoktan Payung Tani.

Gapoktan ini terdiri atas 5 kelompok tani dengan jumlah seluruh anggota sebanyak 197 orang.  Dari seluruh anggota, sudah ada 56 orang anggota yang aktif menggunakan dana PUAP yakni 46 orang anggota menggunakan untuk usaha hortikultura seluas 10 ha dan 10 orang anggota menggunakan dana PUAP untuk beternak sapi dengan jumlah sapi sebanyak 10 ekor.

Diharapkan dana PUAP ini dapat terus bergulir ke seluruh anggota dan memacu Gapoktan untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan dana PUAP sehingga dapat meningkatkan pendapatan anggota.  Perkembangan dana saat ini dari dana bantuan BLM PUAP sebesar Rp. 100.000.000, sudah berkembang menjadi Rp. 102.854.341, pada saat ini masih ada dana di anggota sebagian berupa ternak sapi yang di gemukkan dengan pembagian hasil 60/40, 60% untuk pemelihara dan 40% untuk Gapoktan bagi keuntungan.   (Sumber :  H. Sahram & Sylvia)

Web Analytics