Berita

BPTP NTB Menjadi Nara Sumber Teknologi Tepat Guna Di Poltekes

Pin It

Dalam rangka kegiatan Praktek Kerja Lapang (PKL) mahasiswa jurusan gizi, Politeknik Kesehatan (Poltekes) Mataram Jurusan Gizi mengadakan pembekalan bagi para mahasiswa yang akan melaksanakan PKL. PKL tersebut akan dilaksanakan selama 1,5 bulan bertempat di Kabupaten Lombok Utara. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan bekal bagi mahasiswa dalam rangka pengabdian masyarakat.

Melalui kegiatan pembekalan ini para mahasiswa diharapkan memiliki kompetensi teknis yang lebih baik sehingga dapat mengamalkan ilmunya di masyarakat.  Poltekkes Mataram bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB untuk menyampaikan materi terkait pangan dan pertanian.  Pembekalan dilaksanakan di kampus Poltekes Mataram Jurusan Gizi pada (07/2/2014) dan diikuti oleh mahasiswa.

BPTP NTB diwakili oleh Ria Rustiana, SST dan Mardiana, SP dalam kesempatan pembekalan tersebut menyampaikan materi tentang Teknologi Tepat Guna (TTG) pada pengolahan makanan dan aspek gizi pada makanan.  Dalam pemaparannya Tim BPTP NTB, memberikan teknis pengolahan berbagai jenis bahan makanan seperti nenas, pisang, kedelai, berbagai umbi-umbian seperti talas dan singkong, jagung, serta tanaman obat keluarga. Pengolahan pangan yang disampaikan diupayakan sesuai dengan ketersediaan bahan baku yang ada di Kabupaten Lombok Utara atau spesifik lokasi. Lebih lanjut, disampaikan pula mengenai aspek gizi pada proses pengolahan, penyimpanan dan pengawetan makanan oleh Mardiana. Dalam pemaparannya Mardiana juga menyampaikan bahwa ilmu yang dimiliki mahasiswa jurusan gizi calon peserta PKL tersebut akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.  Berdasarkan survey yang dilakukan oleh BPTP NTB diketahui bahwa pengetahuan gizi masyarakat di NTB masih rendah.  Menjawab pertanyaan dari para peserta pembekalan, Tim dari BPTP NTB menegaskan bahwa pendampingan ke masyarakat merupakan seni tersendiri mengingat pengetahuan yang kurang menyebabkan sikap masyarakat cenderung sulit berubah.  Tidak bisa dipaksakan apabila masyarakat belum mau menerima. Pendekatan yang memungkinkan untuk dilakukan antara lain perlu disampaikan mengenai keuntungan-keuntungan yang diperoleh melalui penerapan teknologi pengolahan pangan yang berorientasi pada gizi khususnya dari aspek ekonomi dan kesehatan.

Pihak Poltekes mengharapkan materi ini nantinya berguna bagi mahasiswa di lokasi PKL dengan harapan teknologi tersebut mampu di”share” dan diterapkan ke masyarakat setempat. Pihak Poltekkes Mataram sangat berterima kasih atas kerjasama dengan BPTP NTB.  (Sumber : Mardiana)

Web Analytics