Berita

Pembekalan Pratugas Tahap II Operasi Pamtas Darat RI-RDTL Wilayah NTT Satgas Yonif 742/SWY Oleh Tim BPTP – NTB

Pin It

Tim dari BPTP NTB melaksanakan kegiatan pembekalan Tentang Budidaya Pertanian dan Pemanfaatan Limbah Untuk Media Tanam, yang dilaksanakan selama 3 hari (07-09/01/2013), bagi para prajurit yang akan ditugaskan diwilayah perbatasan selama 6 bulan dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan latihan pratugas operasi pengamanan perbatasan RI-RDTL di wilayah NTT untuk satgas Yonif 742/SWY TAD.2013. Kegiatan Pembekalan dihadiri oleh beberapa Kipur dan dibagi dalam 3 kelas yang ada, yaitu kelas I meliputi Komandan Tempur I (Kipur  I) dan Komandan Tempur II (Kipur II) yang bertempat di aula Yonif 742/SWY, Kelas ke II meliputi Komando Markas  satuan tugas dan Komandan tempur III (kipur III) bertempat di garasi Yonif 742/SWY, Kelas ke III meliputi  Komando Tempur IV dan Komando Tempur V bertempat di Barak serbaguna yonif 742/SWY. Sesuai dengan motto BPTP NTB Science Inovation Network, maka kegiatan ini sebagai upaya bagi BPTP dalam membangun jaringan kerjasama (Network) menyebarkan inovasi pertanian (Inovation) dalam rangka memberikan bekal untuk  para prajurit dalam ke ilmuan (Science)  di bidang pertanian.

Adapun materi yang di sampaikan oleh tim BPTP NTB meliputi pemanfaatan limbah pertanian sebagi pupuk kompos dan tekhnologi cara  pembuatan kompos yang disampaikan oleh Ir. H. Sahram., MM. Meteri yang disampaikan adalah bagaimana pemanfaatan limbah yang ada dapat digunakan sebagai media tanam dan bagaimana membuat kompos dengan berbagai bahan terutama bahan yang berasal dari sisa-sisa sampah organik, kotoran ternak dengan menggunakan stater Stardek, EM4 dan Bio-triba, serta mol dari sisa nasi dan buah yang mengalami pembusukan. Antusias para prajurit dalam mendengarkan materi terlihat dengan semangat mengajukan pertanyaan kepada pemateri. Salah satu prajurit menyampaikan pertanyaan tentang bagaimana cara memperoleh Bio-triba, Stardek dan EM4. Materi selanjutnya di sampaikan oleh Nani Herawati, SP yaitu cara membuat benih tanaman buah dan sayur, cara mempersiapkan media tanam, teknik melakukan persemaian dan membuat pestisida nabati serta  beberapa teknologi budidaya tanaman sayuran (bayam, caisim, pare, gambas, kangkung darat) serta tanaman horti  meliputi pisang dan pepaya.

Disamping para prajurit mendapatkan teori tentang masalah pertanian kegiatan pembekalan juga diisi dengan praktek langsung oleh para prajurit bagaimana cara membuat benih sendiri dalam hal ini yang dipraktekkan oleh para prajurit cara membuat benih cabe, tomat dan pepaya. Praktek lanjutan adalah cara membuat media tanam yang terdiri atas campuran kompos dan tanah dengan perbandingan sesuai dengan  media tanam yang digunakan, dari bahan-bahan sisa yang sudah tidak di pakai serta para prajurit mempraktekkan langsung cara membuat pestisida alami dari bawang putih. Antusias prajurit saat melakukan praktek terlihat saat para prajurit mempraktekan setiap bagian pelajaran yang diajarkan langsung dipraktekkan, sesuai dengan materi yang telah diajarkan dan diberikan bingkisan dari TIM Pengajar dari BPTP NTB.

Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi para prajurit dalam mengemban tugas khususnya di bidang pertanian di wilayah perbatasan. (Sumber : H. Sahram & Nani Herawati )

Web Analytics