Berita

Temu Lapang SPT-LKIK Kuang Bira Desa Montong Kecamatan Utan

Pin It

Temu lapang Sistem Pertanian Terpadu Lahan Kering Iklim Kering (SPT-LKIK) dilaksanakan di Kecamatan Utan Kabupaten Sumbawa pada Kamis (19/12/2013). Acara yang semula direncanakan langsung diselenggarakan pada lahan petani kooperator kegiatan SPT-LKIK di Kuang Bira, Desa Montong ini, dialihkan ke BP3K Kecamatan Utan karena terkendala rusaknya infrastruktur yang menuju ke lokasi tersebut. Peserta temu lapang berjumlah 100 orang yang terdiri dari Kepala BP3K, Kepala BBU Utan, Kepala UPT Pengairan Kecamatan Utan, Kepala UPT PIA Kecamatan Utan, Camat Utan, Kepala Desa Montong dan anggota kelompok tani Kuang Bira I, II, III, Batu Nisang I, II, III, Kokar Perung, Lenang Telawe, Harapan Jaya, Segolong I, II, III, Karya Tani, Bara Sampi, Raja Borang, dan Lemak Lemir.

“Kegiatan ini harus kita sambut dengan baik karena akan mandatangkan keuntungan untuk kita sendiri” ungkap Camat Utan yang diwakili oleh Sekretaris Camat dalam sambutannya. Sekretaris Camat menjelaskan bahwa pertanian di Kecamatan Utan merupakan sektor terpenting karena penyumbang PDRB terbesar di Kecamatan ini. Mewakili Camat dan segenap Muspika, dikatakan bahwa pemerintah setempat sangat mengapresiasi kegiatan yang dimotori oleh BPTP NTB di Kecamatan Utan dan Kuang Bira khususnya, dengan harapan kegiatan ini bisa dikembangkan di Desa lainnya dan masih terus berlanjut hingga tahun-tahun berikutnya. Senada dengan yang diinginkan para petani setempat, terlihat dari usul-usul yang disampaikan pada sesi diskusi. Bahkan sebagian besar petani mengusulkan kepada  BPTP NTB yang diwakili Dr. Ahmad Suriadi, SP. M.Agr.Sc. agar system irigasi yang dikembangkan di Kuang Bira bisa dikembangkan di lahan-lahan mereka sehingga masalah kekurangan air dan ketergantungan terhadap air hujan bisa teratasi.

Dr. Ahmad Suriadi, SP. M.Agr.Sc. memberikan motivasi dan arahan kepada para petani agar lebih giat mengembangkan tanaman yang diusahakan terutama komoditas hortikultura sehingga tidak tergantung dari daerah lain lagi, seperti yang selama ini dilakukan yaitu menunggu pasokan sayur dan buah dari Pulau Lombok. Dengan terbangunnya system irigasi di wilayah ini diharapkan tidak ada lagi lahan yang dibiarkan kosong, dan pada akhirnya peningkatan pendapatan petani dapat tercapai.  (Sumber : Fitria)

Web Analytics