Berita

Kunjungan Mahasiswa University of Queensland dan Adelaide University, Australia Ke BPTP NTB

Pin It

Sebanyak dua puluh delapan mahasiswa/wi dari the University of Queensland dan Adelaide University, Australia, berkunjung ke BPTP-NTB Jumat, (29/11/2013). Rombongan yang merupakan mahasiswa/wi tingkat akhir fakutas pertanian tersebut dipimpin oleh Dr. Simon Quigley yang ternyata juga sudah banyak melakukan kerjasama penelitian dengan beberapa peneliti di BPTP-NTB. Rombongan diterima oleh salah satu peneliti senior BPTP NTB, Dr. Tanda Panjaitan.

Dalam pengantarnya, Simon mengharapkan para mahasiswa/wi yang notabene berasal dari Negara maju tersebut dapat memahami sistem pertanian di Pulau Lombok khususnya yang pasti jauh berbeda dengan Australia. Dr. Panjaitan selanjutnya menjelaskan bahwa sebagian besar petani di Lombok merupakan subsistence small holder farmers, yaitu petani dengan kepemilikan lahan sempit yang mana hasilnya untuk memenuhi kebutuhan sendiri. Petani di Lombok juga menganut integrated crop-livestock system yang memadukan pemeliharaan ternak terutama sapi dan usaha pertanian. Dijelaskan oleh Tanda bahwa tingkat penguasaan sapi di Lombok sangat kecil, 2-3 ekor per petani, dibandingkan dengan petani Australia yang dapat memelihara ribuan ekor sapi per peternak.

Rombongan selanjutnya diajak untuk melihat secara langsung lokasi binaan BPTP untuk penerapan sistem tanam padi jajar legowo di Desa Batu Kuta, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Di tengah rinai hujan yang mewarnai kunjungan lapang ini, para mahasiswa/wi tampak sangat antusias menyusuri pematang sawah dan mendengarkan penjelasan dari peneliti pendamping, Eni Fidyawati. Dalam penjelasannya Eny menyampaikan bahwa sistem tanam jajar legowo ini di beberapa lokasi demonstrasi BPTP telah mampu meningkatkan produksi hingga 30%. Namun penerapan teknologi ini sering kali terhambat oleh terbatasnya ketrampilan buruh tanam. (Nurul Hilmiati)

Web Analytics