Berita

Gerakan Tanam Serentak Jagung di Kampasi Meci Manggelewa Dompu

Pin It

Bertempat di Desa Kampasi Meci Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu diselenggarakan gerakan tanam jagung serentak Rabu (20/11/2013). Acara dihadiri oleh Direktur Budidaya Serealia Ditjen Tanaman Pangan (Ir. H. Fathan A. Rasyid, M.Ag), Bupati Dompu (Drs. H. Bambang M. Yasin), Kasdim Dompu (Mayor Jalal Saleh), Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB (Ir. H. Husni Fahri, MM), Kepala BPTP NTB yang diwakili Dr. Ahmad Suriadi SP. M.Agr.Sc., Kapolres Dompu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Dompu dan stakeholder terkait, serta para petani jagung di Kecamatan Manggelewa. Penanaman secara simbolik dirangkaikan dengan penandatangan MoU antara Bupati Dompu dengan Dandim Dompu yang diwakili Kasdim untuk pengawalan penanaman dan budidaya jagung di Kabupaten Dompu, seperti halnya antara Menteri Pertanian RI dengan Panglima TNI di tingkat nasional.

Sambutan pertama disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura  NTB sebagai penyelenggara kegiatan. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian TPH Provinsi NTB menyampaikan upaya-upaya yang telah ditempuh untuk mencapai kestabilan harga jagung dan disambut dengan tepuk tangan para petani. “Kami juga telah mengusulkan kepada Gubernur NTB untuk pembangunan pabrik pakan ternak dalam upaya untuk menjaga kestabilan kapasitas produksi dan harga jagung di NTB” ungkapnya. Husni Fahri sangat mengapresiasi keseriusan Bupati Dompu dalam mengembangkan jagung di Dompu yang berhasil meningkatkan luas tanam sebesar 1.000% (dari 3.000 ha menjadi 30.000 ha) selama 3 tahun terakhir. Dampaknya pertumbuhan ekonomi Dompu berkembang cukup pesat berkat jagung.

Direktur Budidaya Serealia Kementerian Pertanian menyampaikan sanjungannya kepada Bupati dan masyarakat Dompu atas atensinya terhadap penanaman jagung, bahkan ditingkat nasional. Menteri Pertanian dan Dirjen Tanaman Pangan menganjurkan agar petani di seluruh Indonesia belajar pada petani jagung di Dompu. Dikatakan bahwa beberapa kendala dalam mengembangkan jagung secara nasional adalah biaya pengangkutan yang masih mahal, dan penanganan pasca panen masih belum optimal. Posisi NTB sebagai penyumbang angka produksi jagung nomer tujuh di Indonesia setelah Jawa Timur, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, dan NTT. Hal ini dilengkapi dengan penjelasan Bupati Dompu di sesi terakhir acara bahwa petani di Dompu siap untuk berkomitmen agar jagung di Dompu akan lebih baik kedepannya, baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya. (Sumber : Fitria Zulhaedar)

Web Analytics