Berita

Bupati Dompu Mendukung Pengembangan m-KRPL

Pin It

Bupati Dompu, Drs. H. Bambang M. Yasin mendukung pengembangan m-KRPL dan siap mengajak masyarakat di Kabupaten Dompu untuk memanfaatkan pekarangan guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Bupati dalam sambutannya pada Acara Temu Lapang Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL) di Kelompok Wanita Tani (KWT) “Lapa NaE”, Desa Karamabura, Kecamatan Dompu, Selasa (12/11/2013). Temu lapang yang berlangsung meriah tersebut dihadiri sekitar 150 orang peserta, di antaranya Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Dompu, Asisten II, anggota DPRD Kabupaten Dompu, TP PKK, Camat Dompu, sekitar 40 orang PPL, Polsek, Kepala Desa, Babinsa, 100 orang Pengurus/ Anggota M-KRPL dan KRPL se Kabupaten Dompu.

Bupati dalam sambutannya yang disampaikan dalam bahasa Bima (mbojo) yang maksudnya antara lain “m-KRPL Lapa NaE, Desa Karamabura ini adalah contoh yang sangat baik dan akan saya ceritakan kepada para pejabat Dinas/Instansi dan masyarakat pada setiap kesempatan. Saya lihat di pekarangan ini, kebutuhan pangan dan gizi semuanya sudah tersedia, sehingga kalau ibu-ibu butuh tinggal petik saja, yang belum terlihat tinggal ikan saja. Oleh karena itu saya akan berikan 10.000 ekor bibit ikan untuk ditebar di sepanjang saluran utama yang melintasi Desa Karamabura ini” katanya yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Kepala BPTP NTB yang diwakili Penanggung Jawab m-KRPL Dr. Moh. Nazam, SP.M.Si dalam penjelasan teknis menyampaikan bahwa m-KRPL adalah konsep optimalisasi pemanfaatan pekarangan dengan aneka tanaman/ternak/ikan termasuk tanaman obat-obatan yang dibutuhkan rumah tangga sehari-hari, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dan gizi secara mandiri dan berkelanjutan. BPTP NTB telah melaksanakan m-KRPL sebanyak 24 unit/kelompok yang tersebar di 10 Kabupaten/Kota. Tiga unit/kelompok telah kita implementasikan di Kabupaten Dompu, yaitu Kelompoktani Berkah di Desa Nusa Jaya, Kecamatan Manggalewa pada tahun 2012, dan pada tahun 2013 dilaksanakan pada KWT Lapa NaE, Desa Karamabura, Kecamatan Dompu dan KWT Lestari, Desa Tembalae, Kecamatan Pajo. Lebih lanjut Nazam melaporkan bahwa hasil kajian BPTP NTB menunjukkan bahwa pemanfaatan pekarangan secara optimal dapat menghemat pengeluaran rumah tangga antara Rp.200.000 s/d Rp.500.000 per bulan.

Pada akhir kegiatan Temu Lapang Bupati berkenan melakukan panen  tomat dan labu kuning hasil pekarangan, disaksikan Penanggung Jawab m-KRPL, Kepala BKP3, Asisten II dan salah seorang anggota DPRD II Dompu. Acara Temu Lapang menjadi semarak dengan kehadiran para penyanyi dangdut lokal yang mampu menggoyang dan menghibur para hadirin. Keberhasilan KWT Lapa NaE dalam membangun m-KRPL tidak terlepas dari peran aktif PPL Desa Karamabura (Syafrudin dan Saripudin), local champion setempat yang inovatif dan kreatif (Burhanuddin) dan peran aktif Kepala Desa Karamabura Rosidin (Sumber : M Nazam).

Web Analytics