Berita

Workshop Evaluasi AEZ semi detail dan Updating AEZ serta P dan K skala 1:250.000

Pin It

Workshop evaluasi penyusunan peta AEZ skala 1 : 50.000 serta perkembangan updating peta AEZ dan peta status hara P dan K skala 1 : 250.000 dilaksanakan selama tiga hari (16-18/10/2013) di Hotel Bumi Wiyata Depok. Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengevaluasi hasil kegiatan penyusunan peta pewilayahan komoditas pertanian berdasarkan AEZ skala 1 : 50.000 di seluruh BPTP; menyampaikan perkembangan hasil updating penyusunan Peta AEZ skala 1 : 250.000; menyampaikan hasil pemetaan potensi sumberdaya lahan pada tigkat semi detail 1 : 50.000 oleh BBSDLP; merencanakan dan mensinkronisasi tindak lanjut Penyusunan Peta Pewilayahan Komoditas berdasarkan AEZ skala 1 : 50.000 untuk kegiatan tahun 2014.

Workshop yang dibuka Rabu (16/10/2013) diikuti oleh 85 orang yang terdiri dari  Kepala BBSDLP, Kepala BBP2TP, Kepala Balittanah, para peneliti/pengkaji/penyuluh BPTP dari seluruh Indonesia, kecuali BPTP Provinsi Aceh, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Maluku dan Papua Barat; para pendamping dari BBSDLP, Kabid Program dan Evaluasi BBSDLP, dan perwakilan dari BBP2TP, serta peneliti Balittanah. Acara dibuka oleh Kepala BBSDLP dan langsung diikuti dengan pemaparan dari Kepala Kantor Pusat LAPAN (Orbita Roswintianti) dan perwakilan dari BIG (Elita) yang menyampaikan tentang ketersediaan data Citra Penginderaan Jauh dan Peta Rupa Bumi Indonesia. Acara dilanjutkan dengan laporan-laporan perkembangan hasil updating  penyusunan peta AEZ dan status hara P dan K skala 1:250.000, serta perkembangan hasil pemetaan potensi sumberdaya lahan pada tingkat semi detail oleh Tim BBSDLP.

Secara keseluruhan perkembangan penyusunan peta pewilayahan komoditas berdasarkan AEZ yang dikerjakan oleh BPTP belum berjalan seperti yang diharapkan, rata-rata mencapai  50 % dari keseluruhan kegiatan, bahkan beberapa BPTP baru mulai dengan pengumpulan data. Hampir semua BPTP mengharapkan pendampingan oleh BBSDLP yang lebih intensif untuk menjamin konsistensi penyajian dan mutu dari produk yang dihasilkan. Sesi terakhir acara Jumat (18/10/2013) diisi berupa arahan-arahan dari Kepala BBP2TP dan BBSDLP yang menekankan pada kualitas output kegiatan pemetaan pewilayahan komoditas berdasarkan AEZ pada skala 1:50.000 di masing-masing BPTP minimal mencakup 1 Kabupaten dan kegiatan lanjutan di tahun 2014 minimal mencakup 2 Kabupaten. Acara diakhiri dengan kesepakatan sementara tentang lokasi kegiatan AEZ tahun 2014.  (Sumber : Fitria Zulhaedar)

Web Analytics