Berita

Koordinasi SL-PTT (Padi, Jagung, dan Kedelai) di BPTP NTB

Pin It

Pertemuan koordinasi SL-PTT (Padi, Jagung, dan Kedelai) dilaksanakan di kantor BPTP NTB, Rabu (05/6/2013). Pertemuan tersebut dihadiri oleh para penanggung jawab SL-PTT, tenaga detasir dan LO 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi NTB. Tujuan pertemuan koordinasi SL-PTT tersebut adalah untuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan selama ini, dan masalah yang dihadapi di lapangan, serta jalan keluar yang harus ditempuh. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS, kemudian dilanjutkan dengan arahan dari penanggung jawab kegiatan SL-PTT padi (Lalu Wirajaswadi, M.Ed). Dalam arahannya disampaikan untuk mengingat kembali tentang Permentan nomor 45 Tahun 2011, yang menjadi landasan kegiatan SL-PTT, diantaranya : merancang dan menyediakan benih untuk display/uji adaptasi varietas serta merekomendasikan penggunaan varietas unggul spesifik lokasi mengawal penerapan teknologi spesifik lokasi dan penerapan Kalender Tanam, menjadi narasumber pelatihan bagi Pemandu Lapang SL-PTT, menyebarkan publikasi berupa bahan bacaan untuk materi penyuluhan, mengidentifikasi masalah dan memberikan saran pemecahan masalah dalam penerapan teknologi.

Selain itu, narasumber juga menegaskan tentang kerjasama dengan berbagai pihak dalam kegiatan SL-PTT untuk mencapai target sukses Kementerian Pertanian (surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014). Pertemuan dilanjutkan dengan laporan perkembangan SL-PTT (target dan kendala) yang dihadapi di lapangan dari masing-masing Detasir dan LO, serta penentuan lokasi untuk demplot PTT dan display VUB. Untuk VUB Padi yang digunakan adalah inpari 15, 16, 18, dan 19. Pertemuan dilanjutkan dengan pelaporan target dan kendala serta penentuan lokasi dan waktu demplot PTT dan display VUB untuk SL-PTT Kedelai yang dipandu oleh (Ir. H. Noor Inggah) dan dilanjutkan oleh penanggung jawab SL-PTT jagung (Bq. Tri Ratna Erawati, SP.,M.Sc). Untuk SL-PTT jagung terdapat 2 (dua) macam jenis, yaitu jagung hibrida dengan VUB (Bima 3, bima 4, bima 14, dan URI 1), sedangkan untuk jagung komposit digunakan VUB (Sukmaraga, Bisma, Lamuru, dan Gumarang (super genjah). Salah satu harapan Kepala BPTP NTB, dengan adanya pertemuan koordinasi ini dapat meningkatkan semangat dan komunikasi antara penanggung jawab kegiatan, LO, dan detasir sehingga dapat mensukseskan program SL-PTT di NTB ke depannya. (Sumber : Eni Fidiyawati, SP).

Web Analytics