Berita

Kunjungan Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo ke BPTP NTB

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Nusa Tenggara Barat mendapat kesempatan dikunjungi sebanyak 65 mahasiswa dan dosen dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Rabu, (29/05/ 2013). Rombongan diterima langsung oleh Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Parptomo S., MS. Dalam sambutan penerimaan Kepala BPTP NTB  menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan kepercayaannya kepada NTB sebagai provinsi tujuan. Hal lain yang disampaikan oleh Dr. Dwi Praptomo S., MS tentang tupoksi BPTB dalam pembangunan pertanian.  BPTP NTB sebagai lembaga pengkaji teknologi pertanian terus berbenah dan mengevaluasi tugas dan fungsinya dalam menjabarkan program pusat dalam pembangunan daerah khususnya di bidang pertanian. Tugas utama BPTP adalah melaksanakan pengkajian dan perakitan teknologi serta diseminasi hasil-hasil penelitian dan pengkajian. Beberapa kegiatan lainnya adalah pendampingan program strategis Kementerian Pertanian, kerjasama dengan Pemda dan stakeholder lainnya, termasuk kerjasama dengan ACIAR (Australia).

Ketua rombongan, Dr. Nurdin, mengungkapkan alasan memilih NTB sebagai tujuan kunjungan mereka, diantaranya keunikan sistem pertanian yang dikembangkan di wilayah NTB dengan sistem pertanian yang unik yakni sistem pola tanam yang dikenal dengan istilah Gogo Rancah atau GORA

Agenda  lain yang diikuti peserta studi banding adalah presentasi kegiatan BPTP NTB, diantaranya Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) oleh Bq. Tri Ratna Erawati, SP.,MSc, metode penanganan hama penyakit oleh Yurista, SP dan teknik produksi benih UPBS yang disampaikan oleh penanggunjawab UPBS Sabar Untung, SP.

Dalam sessi diskusi, beberapa mahasiswa merespon dengan mempertanyakan  ke narasumber tentang kebijakan NTB terhadap pengembangan lahan kering, proses rekomendasi penggunaan VUB padi, dan pola tanam yang ada di wilayah NTB. Hal lain yang menarik menurut mahasiswa Gorontalo adalah sistem budidaya pertanian secara umum di NTB, seperti kreatifitas petani NTB dalam melakukan usahataninya. Mahasiswa sangat penasaran ketika melihat langsung lahan pertanian di NTB, yaitu ide dalam mengintegrasikan usahataninya, dengan  pemanfaatan pematang dengan tanaman sampingan seperti tanaman turi dan kacang-kacangan yang bisa memberikan nilai tambah dalam usahataninya.  Kegiatan terakhir pada studi banding yang dilakukan oleh peserta adalah berkunjung melihat  ke UPBS, Kebun Percobaan BPTP, dan Kebun Bibit Induk (KBI) M-KRPL di BPTP NTB.  (Sumber : Sabar Untung)

Web Analytics