Berita

Masyarakat Bima Sambut Baik Kehadiran M-KRPL

Pin It

Masyarakat Bima sambut baik kehadiran program Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) di wilayahnya. Hal tersebut terungkap ketika sosialisasi M-KRPL yang berlangsung terpisah di tiga tempat di Kabupaten/Kota Bima (23-25/04/2013). Sosialisasi pertama diselenggarakan di Kelompok Wanita Tani (KWT) Karawi Sama, Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima yang dihadiri 40 orang peserta. Hadir pula PPL, Staf Kelurahan Kodo dan Staf Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKP2) Kota Bima. Masyarakat Kodo khususnya KWT Karawi Sama menyampaikan terima kasih, karena kelompoknya dipilih sebagai lokasi M-KRPL dan menyatakan siap mendukung program ini melalui partisipasi masyarakat.

Sosialisasi di KWT Melati, Kelurahan Rabadompu Timur, Kecamatan Raba, Kota Bima berlangsung di halaman rumah Lurah Rabadompu Timur, diikuti 38 orang peserta yang dihadiri langsung Lurah Rabadompu Timur dan Kepala BKP2 Kota Bima Ir. Darwis H. Yusuf. Dalam sambutannya Darwis menyampaikan terima kasih kepada BPTP atas kerjasamanya untuk membangun M-KRPL di Kota Bima dan mengajak masyarakat khususnya kelompok Melati berpartisipasi secara aktif mengimplementasikan M-KRPL dengan baik guna meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga secara mandiri. Dalam membangun M-KRPL harus ada rasa kebersamaan diantara anggota kelompok dan harus ada rasa saling bersaing dalam hal kemajuan M-KRPL ungkapnya. Darwis menambahkan bahwa KWT Melati harus lebih baik dari yang lain dan harus ada niat untuk berhasil.

Sosialisasi di KWT Oi Ncinggi, Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima diselenggarakan di Masjid, diikuti lebih dari 70 orang peserta. Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Desa Padolo, Kepala BPP Palibelo, BKP Kab. Bima, mahasiswa STKIP dan guru SD setempat. Kepala Desa Padolo Ir. Lukman dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat desa Padolo untuk bekerja keras memanfaatkan pekarangannya yang sejauh ini belum dimanfaatkan. Kepala BPP Palibelo Hanafi, SP meminta BPTP untuk mengkaji kesesuaian tanah untuk berbagai jenis sayuran, karena jenis tanah di desa Padolo termasuk tanah masam karena pengaruh air laut.

Penanggung jawab M-KRPL BPTP NTB Dr. Moh. Nazam menyatakan bahwa program M-KRPL adalah program nasional yang harus kita sukseskan. Kebutuhan pangan sehari-hari seyogyanya bisa dipenuhi secara mandiri tanpa harus membeli, jika sumberdaya pekarangan yang kita miliki dapat kita manfaatkan secara optimal dengan aneka tanaman, ternak dan atau ikan. Pada akhir setiap acara sosialisasi, BPTP NTB menyerahkan sarana produksi berupa benih dan pupuk kompos serta bahan pendukung, seperti polibag, poutry bibit, ember, gembor dan handspryer serta Petunjuk Teknis M-KRPL. Nazam mengharapkan agar sarana produksi dan pendukung yang diberikan dapat segera dimanfaatkan agar apa yang menjadi tujuan M-KRPL dapat segera terwujud.   (Sumber : Moh. Nazam).

Web Analytics