Berita

Workhsop/Sosialisasi Kalender Tanam MT II Tingkat Kabupaten Lombok Barat

Pin It

Sistem Informasi Kalender Tanam (Katam) Terpadu dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam penyusunan rencana pembangunan pertanian tanaman pangan (padi, jagung, kedelai) di tingkat kecamatan. Informasi yang dapat di akses dari Kalender tanam terpadu ini meliputi prediksi musim, awal tanam, pola tanam, wilayah rawan banjir, kekeringan dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) serta rekomendasi varietas, benih dan pemupukan berimbang. Agar adopsi katam meningkat perlu dilaksanakan sosialisasi sampai ke tingkat kecamatan.

Pada Selasa (9/04/2013), bertempat di Aula Badan Pelaksana Penyuluhan (Bapeluh) Kabupaten Lombok Barat telah dilaksanakan acara Workhsop/sosialisasi  Kalender Tanam Terpadu MT II/MK I oleh BPTP NTB. Acara dihadiri 30 peserta yang terdiri dari Kepala UPT - Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan se Kabupaten Lombok Barat dan staf bagian pertanian Bapeluh Kabupaten Lombok Barat.

Acara dibuka oleh Dr. Ahmad Suriadi, selaku pejabat mewakili Kepala BPTP NTB dan sekaligus sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Disamping materi Katam MT II yang disampaikan, beberapa materi yang merupakan bagian dari Katam juga disampaikan seperti hasil uji adaptasi dan penyebaran varietas unggul baru (VUB) padi dan kedelai di Kabupaten Lombok Barat.

Peserta begitu antusias mengikuti acara workhsop, terlihat dari peran aktifnya dalam acara diskusi. Guna memperoleh Kalender Tanam Terpadu yang lebih baik, Tim Gugus Katam melengkapi, memperbaiki dan melakukan pemutakhiran data. Data dan Informasi tersebut antara lain : luas baku sawah, realisasi tanam MT I, sasaran tanam MT II, MT III dan data alsintan (traktor dan threser) meliputi : ketersediaan alsintan, kecukupan alsintan, dan optimalisasi kebutuhan alsintan disetiap kecamatan.  (Sumber : Yanti Triguna)

Web Analytics