Berita

Sosialisasi M-KRPL Bagi Dharma Pertiwi Korem 162/Wira Bhakti NTB

Pin It

Sosialisasi M-KRPL bagi Dharma Pertiwi Korem 162/Wira Bhakti telah dilaksanakan pada Rabu, (03/04/2013) bertempat di Gedung Pertemuan Korem 162/Wira Bhakti, Jl Lingkar Selatan Mataram. Acara dibuka oleh Kasi Teritorial Letkol Inf Arif Dipayana, S.IP.MM. Dalam sambutannya Letkol Arif Dipayana mengajak ibu-ibu para istri TNI AD, AL dan AU untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam aneka tanaman pangan, seperti sayuran, buah-buahan, dan tanaman obat yang bermanfaat untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Menurut Arif Dipayana acara sosialisasi ini dikaitkan dengan acara pertemuan rutin bulanan bagi ibu-ibu dari persatuan Persit Kartika Chandra Kirana TNI AD, Jala Sanestri TNI AL dan Pia Ardhya Garini TNI AU yang tergabung dalam Dharma Pertiwi. Pertemuan kali ini diikuti 250 peserta, yaitu Dharma Pertiwi 200 orang dan anggota Prajurit TNI AD yang berdomisili di Gebang yang direncanakan akan menjadi lokasi percontohan M-KRPL sebanyak 50 orang. Ditetapkannya M-KRPL sebagai materi pertemuan ini adalah sebagai tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Panglima TNI dengan Menteri Pertanian RI No: 03/MoU/PP.310/M/4/2012 dan No: NK/9/IV/2012, tanggal 13 April 2012, dan Kesepakatan Bersama antara Kepala BPTP NTB dan Danrem 162/Wira Bhakti No: 290/HM.240/I.12.17/03/2013 dan No: B/280/III/2013,  tanggal 26 Maret 2013, tentang implementasi Program M-KRPL di Pekarangan Pekantoran dan atau Perumahan di Lingkungan TNI AD.

Selanjutnya Penanggungjawab M-KRPL BPTP NTB Dr. Moh. Nazam pada paparannya menyampaikan latar belakang lahirnya konsep M-KRPL sebagai program nasional untuk ketahanan pangan. M-KRPL adalah konsep pemanfaatan pekarangan dengan aneka tanaman, ternak dan ikan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Menurut Dr. Moh. Nazam, masalah pangan, energi, dan lingkungan merupakan tiga isu global yang terkait dengan isu nasional yang menjadi tantangan masa depan. Masalah penyediaan pangan ke depan adalah meningkatnya jumlah penduduk yang berakibat meningkatnya permintaan pangan, semakin berkurangnya lahan pertanian produktif akibat beralih fungsi untuk keperluan non pertanian seperti permukiman, industri, dan infrastruktur pendukung lainnya. Hingga saat ini sumber pangan utama kita masih dari hasil pertanian, dimana sektor pertanian adalah yang paling rentan terkena dampak perubahan iklim. Dampak perubahan iklim yang utama adalah meningkatnya intensitas dan frekuensi kejadian-kejadian ekstrim, seperti banjir, kekeringan dan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) yang secara langsung maupun tidak langsung dapat menurunkan produksi pertanian.

Salah satu upaya untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mengatasi dampak anomali iklim tersebut adalah melalui pemanfaatan pekarangan. Kementerian Pertanian dalam tahun anggaran 2013 telah mengalokasikan dana untuk percontohan M-KRPL kerjasama antara BPTP NTB dan TNI AD di lingkungan Korem 162/Wira Bhakti yang lokasinya direncanakan di lingkungan perumahan Gebang, Mataram.

Para peneliti dan penyuluh BPTP NTB pada kesempatan tersebut mendemonstrasikan teknik pembuatan pupuk kompos, penyiapan media tanam, teknik pembibitan, pemindahan bibit, dan pemeliharaan tanaman yang dipandu Ir. H. Sahram, MM, B. Tri Ratna Erawati, SP.M.Si dan Eni Fidyawati, SP. Pada kesempatan tersebut Danrem 162/Wira Bhakti Kol Inf Zulpardi Junin memberikan petunjuk kepada para ibu-ibu Dharma Pertiwi dan anggota prajurit TNI AD untuk bersungguh-sungguh mensukseskan program M-KRPL bekerjasama dengan BPTP NTB. “Kegiatan ini akan kita lombakan dan akan dilakukan penilaian dua kali. Bagi yang terbaik akan diberi hadiah/insentif dan bagi yang kurang baik akan diberi sanksi” .  (Sumber : Moh. Nazam)

Web Analytics