Berita

BPTP NTB Dan Korem 162/Wira Bhakti Tandatangani Kesepakatan Bersama Dalam Implementasi M-KRPL

Pin It

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB dan Komando Resor (Korem) 162/Wira Bhakti menanda-tangani kesepakatan bersama (MoU) dalam implementasi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) di lingkungan perumahan TNI AD, Selasa (26/03/2013). Penanda-tanganan disaksikan Gubernur NTB Dr. TGH.M. Zainul Majdi, MA, Bupati Lombok Tengah TGH.M. Suhaili FT dan Direktur Pasca Panen, Kementerian Pertanian Ir. Pending Dadih Permana, MS bertempat di Desa Ranggagata, Kecamatan Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah pada rangkaian acara Panen Raya Padi 2013.

Dalam Nota Kesepakatan Bersama Nomor: 290/HM.240/I.12.17/03/2013 dan Nomor: B/280/III/2013, BPTP NTB dan Korem 162/Wira Bhakti sepakat bekerjasama pemanfaatan pekarangan di lingkungan perumahan TNI AD dengan aneka tanaman (sayuran, buah-buahan dan tanaman obat) untuk percepatan pelaksanaan program Ketahanan Pangan bagi masyarakat NTB.

Pada kesempatan tersebut juga ditanda-tangani Nota Kesepakatan Bersama untuk Percepatan Pembangunan Pertanian di Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Tengah antara Gubernur NTB dan Danrem 162/Wira Bhakti dan antara Bupati Lombok Tengah dan Dandim 1620 Lombok Tengah.

Kesepakatan bersama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Panglima TNI dengan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 03/MoU/PP.310/M/4/2012 dan Nomor: NK/9/IV/2012, tanggal 13 April 2012, tentang Perwujudan Ketahanan Pangan Nasional melalui Program Pembangunan Pertanian dengan mensinergikan potensi tugas, fungsi, kewenangan dan program yang ada pada masing-masing institusi.

Gubernur NTB pada kesempatan tersebut menekankan pentingnya ketahanan pangan sampai pada tingkat rumah tangga, sehingga segala ikhtiar pembangunan di NTB akan terus dilanjutkan dengan fokus pada sektor pertanian. Sektor pertanian menurut Gubernur NTB, selain menyediakan pangan pokok bagi penduduk NTB, juga sebagai lokomotif pembangunan sektor lainnya. Bupati Lombok Tengah menyatakan bahwa 75% penduduk di Kabupaten Lombok Tengah tergantung pada sektor pertanian. Sementara Direktur Pasca Panen, Kementeraian Pertanian berjanji akan siap membantu dan bekerjasama dalam mensukseskan pembangunan pertanian khususnya sub sektor tanaman pangan yang saat ini masih difokuskan pada tiga komoditas utama yaitu padi, jagung dan kedelai.  (Sumber : Moh. Nazam)

Web Analytics