Berita

Panen Padi VUB Inpari 19 di Gapoktan “Bismilah”, Kabupaten Lombok Tengah

Pin It

Acara panen bersama Gubernur yang dimotori oleh gabungan kelompoktani Bismillah yang bekerjasama dengan PT. Syngenta dilaksanakan pada Rabu (13/03/2013) bertempat di Desa Puyung dihadiri oleh perwakilan petani dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat dengan persentase peserta yaitu 60 % untuk Kabupaten Lombok Timur dan masing-masing 20% untuk petani Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Barat.  Acara kegiatan diawali  dengan pemaparan sistem budidaya padi yang baik dan benar, yang  dimulai dari cara pengolahan tanah hingga panen yang dipandu oleh Bapak Abdullah yang merupakan salah satu perwakilan PT. Syngenta. Setelah itu acara dilanjutkan dengan diskusi yang cukup alot antara peserta dengan peserta maupun antara peserta dengan tim dari PT. Syngenta.

 

Setelah kegiatan diskusi usai, selanjutnya dilakukan panen raya secara simbolis oleh Gubernur NTB/pejabat yang mewakili; Dirjen Tanaman Pangan Kementrian RI yang diwakili oleh direktur Pasca Panen Ir. Pending Dadih Permana; Kepala Dinas Pertanian Prov. NTB, Ir. Husni Fahri, MM, Bupati Lombok Tengah, H. M. Suhaili Fadly Tahir; Direktur PT. Syngenta Khusairi; perwakilan dari DPRD Prov. NTB; perwakilan dari DPRD Kabupaten Lombok Tengah; Kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Praptomo S, MS dan beberapa perwakilan dari instansi terkait lainnya.

 

Selanjutnya kegiatan dirangkai dengan beberapa sambutan, yang diawali oleh sambutan dari pihak PT. Syngenta yang dalam hal ini disampaikan oleh Khusairi. Dalam sambutannya, beliau memaparkan bahwa PT. Syngenta lebih memilih melakukan demo di kelompok-kelompok tani yang telah maju dengan tujuan untuk memancing minat petani lain karena NTB merupakan salah satu lumbung padi nasional. Selain itu juga, di Kabupaten Lombok Barat PT. Syngenta melakukan lomba antar kelompok tani yang salah satu tujuannya agar petani mau terus berusaha untuk memperbaiki cara bercocok tanamnya guna memperoleh hasil yang terus meningkat. Pada kesempatan ini PT Syngenta memperkenalkan kepada petani penerapan sistem perawatan tanaman melalui empat tahapan yang dikenal dengan nama Gromore. Diakhir sambutannya, Khusairi menghimbau kepada seluruh petani agar mau mengoptimalkan cara bercocok tanam yang baik dan benar mulai dari awal pertanaman hingga akhir, agar hasil yang diperoleh bisa sesuai dengan apa yang diharapkan.

 

Sambutan  berikutnya disampaikan Kepala Dinas Pertanian Provinsi NTB Ir. Husni Fahri, MM, beliau menyampaikan bahwa produktivitas padi di NTB masih berada dibawah produktivitas nasional. Dengan berbagai uapaya yang dilakukan baik oleh pemerintah, perusahaan maupun oleh petani tentunya akan mampu memberikan kontribusi yang positif untuk peningkatan produksi. Pada tahun 2013 luasan lahan untuk SLPTT di NTB mencapai 219.000 Ha dengan dana yang mencapai Rp.26 miliar. Sementara untuk jagung luasannya mencapai 4.000 Ha dan kedelai dengan luasan 75.900 Ha. Di penghujung sambutannya, Husni Fahri menjelaskan bahwa selain tanaman pangan, saat ini pemerintah daerah mulai melirik ke komoditi tanaman hortikultura melalui dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat yang akan terealisasi dalam program hortipark yang penggarapannya akan mulai pada tahun 2014 mendatang di 3-4 kabupaten di NTB.

Selanjutnya sambutan Suhaili Fadly Tahir selaku Bupati Lombok Tengah, dalam kesempatan ini beliau menjelaskan bahwa Lombok Tengah merupakan pintu gerbang NTB. Lombok Tengah telah menetapkan pertanian sebagai lokomotif pembangunan selain pariwisata. Beliau menambahkan dari tahun ke tahun daya beli masyarakat Lombok Tengah terus meningkat, pada tahun 2010 mencapai 5,69 % dan pada tahun 2011 naik menjadi 8,53 %. Peningkatan ini diperoleh dari sektor pertanian. (Sumber : Yuliana Susanti & Sabar Untung)

Web Analytics