Berita

Kunjungan Pengurus Bhayangkari Polresta Mataram

Pin It

Pengurus Bahayangkari Polresta Mataram berkunjung ke Kebun Bibit Induk (KBI) BPTP NTB pada Sabtu, (09/02/2013). Rombongan yang dipimpin Ibu Indi Arif Harsono dan Ibu dr. Endah Sinta Sigit dari Pengurus Bhayangkari Polda NTB diterima Tim M-KRPL yang diwakili  Eni F, SP di KBI.  Ikut dalam rombongan adalah Kepala Sekolah TK Bahayangkari Cabang Mataram yaitu ibu Ningtyas beserta para guru TK Bhayangkari.

Kunjungan tersebut bertujuan melihat dari dekat dan belajar cara pemanfaatan lahan pekarangan baik pekarangan rumah, sekolah, maupun kantor secara baik dan indah. Pemanfaatan pekarangan dengan aneka tanaman sayuran dan buah-buahan, selain membuat suasana pekarangan menjadi hijau dan segar, hasil tanaman seperti sayuran dan buah-buahan dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga. Mereka ingin mengikuti jejak pengurus Bhayangkari Polda NTB yang telah berkunjung ke KBI BPTP NTB beberapa waktu yang lalu dan sudah memulai memanfaatkan pekarangan dengan aneka tanaman sayuran, buah-buahan dan tanaman obat keluarga.

Di KBI, rombongan melihat berbagai koleksi benih, bibit, dan tanaman.  Mereka sangat antusias sehingga banyak bertanya tentang kiat-kiat menanam dan memelihara tanaman sayuran dan tanaman obat-obatan di pekarangan, antara lain tanaman selederi, selada, cabai, terong, mentimun, labu air, temu kunci, kencur, kunyit dan jahe merah. Mereka juga berkesempatan melakukan praktik pembuatan media tanam dari kompos yang dicampur tanah dengan perbandingan 1:1,  kemudian dilanjutkan dengan praktek pembenihan terong dengan wadah tray.

Selama berada di BPTP NTB, rombongan juga melihat demplot sistem usaha tani lahan sempit dan demplot aneka ternak, seperti ternak sapi, kambing, ayam arab dan ayam kampung unggul Badan Litbang (KUB) di kebun percobaan BPTP NTB. Mereka juga dapat melihat replika integrasi ternak dan tanaman dengan memanfaatkan limbah ternak sebagai pupuk kompos untuk pupuk tanaman sayuran, seperti seledri, krai (sejenis timun), kacang panjang, dan cabai merah besar. Limbah sayuran digunakan sebagai pakan ternak sapi dan kambing yang dipelihara di sekitarnya.

Pada akhir kunjungannya Ibu Indy menyatakan bahwa  jajaran Bhayangkari Polresta Mataram akan berusaha menerapkan model pemanfaatan lahan sempit dengan aneka tanaman maupun ternak baik di lahan pekarangan rumah, halaman sekolah maupun tempat-tempat kosong lainnya di lingkungan Polresta Mataram. Pemanfaatan halaman Sekolah TK Bhayangkari dengan aneka tanaman sayuran dan buah-buahan menurut Kepala Sekolah bertujuan untuk mengenalkan secara dini kepada anak-anak tentang berbagai jenis tanaman terutama jenis tanaman yang biasa mereka konsumsi sehari-hari, cara merawatnya dan khasiatnya. (Sumber : Eni F dan Moh. Nazam)

Web Analytics