Berita

Kunjungan Ketua Bhayangkari Polda NTB Ke BPTP NTB

Pin It

Ketua Bhayangkari Polda NTB, Novita Iriawan beserta anggotanya pada Rabu, (06/02/2013) melakukan kunjungan ke BPTP NTB. Rombongan  diterima  Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS di ruang kerjanya didampingi  Penanggung Jawab  M-KRPL BPTP NTB Dr. Moh. Nazam, SP, M.Si.

Kunjungan orang nomor satu di jajaran Bhayangkari Polda NTB tersebut, selain untuk menjalin silaturrahim, juga dimaksudkan untuk berkoordinasi dan sinkronisasi program pemanfaatan pekarangan di lingkungan Bhayangkari Polda NTB dan program Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL) guna mendukung perwujudan ketahanan pangan  rumah tangga para anggotanya. Pada kesempatan tersebut Ibu Novita Irawan menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan model pemanfaatan pekarangan dengan aneka tanaman yang sehari-hari dibutuhkan rumah tangga, seperti selada air, bayam, kangkung, caisim, cabai mutiara, terong, buah naga, dll. Beliau sangat mengharapkan pembinaan dari BPTP NTB dalam hal teknis budidayanya mulai dari persiapan media, pembibitan dan pemeliharaannya. Untuk maksud tersebut Bhayangkari Polda NTB berencana akan menyelenggarakan pertemuan dan pelatihan dengan seluruh Bhayangkari Kabupaten/Kota se NTB di Mataram pada Maret mendatang dan sekaligus meminta bantuan tenaga ahli dari BPTP menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Kepala BPTP menyambut baik keinginan Ibu Ketua Bhayangkari Polda NTB dan siap bekerjasama dalam hal pemanfaatan pekarangan di lingkungan Bhayangkari sebagai salah satu lokasi M-KRPL.

Pada kesempatan tersebut Ketua didampingi Pengurus Bhayangkari Polda NTB yang terdiri dari Ibu Anna Reynhard, Azizah Kurnianto, Anna Karsiman, dan Endah Sigit diantar Kepala BPTP NTB dan Penanggung Jawab M-KRPL meninjau replika pemanfaatan pekarangan kantor BPTP NTB yang berisi replika pemanfaatan pekarangan dengan sistim vertikultur, kebun bibit induk (KBI), Unit Pengelolaan Benih Sumber (UPBS), dan demplot aneka ternak.

Anggota bhayangkari tersebut sangat antusias dengan aneka tanaman sayuran, hias, dan TOGA yang ada di KBI. Hal tersebut terlihat dari pertanyaan-pertanyaan  tentang  cara mengembangkan dan memelihara berbagai tanaman tersebut di pekarangan, seperti seledri, labu air, cabai mutiara dan bunga sedap malam. Setelah berkeliling di KBI, dilanjutkan dengan panen bunga sedap malam dan labu air. Kemudian rombongan berkeliling ke UPBS dan demplot aneka ternak. Mereka sangat tertarik melihat perkembangan ayam arab dan ayam Kampung Unggul Badan Litbang Pertanian (KUB) yang memiliki keunggulan dalam pertumbuhan berat dan produksi telur, dibandingkan dengan ayam lokal. (Sumber : Eni F dan Moh. Nazam)

Web Analytics