Berita

Pertemuan Kelompok Tani SL PTT Padi di Desa Kebon Ayu Kecamatan Gerung Lombok Barat

Pin It

Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL PTT) padi merupankan salah satu terobosan dibidang pertanian untuk dapat mensukseskan program swasembada menuju suplus beras tahun 2014. Pertemuan kelompok yang dilaksanakan pada Selasa, (29/1/2013) dilokasi hamparan lahan kelompok tani Mekar Jaya dihadiri oleh sekitar 50 orang yang terdiri dari Koordinator Penyuluh Kecamatan Gerung, Kepala UPTD Pertanakbun Kecamatan Gerung, Detasir BPTP NTB, PHP, PPL Kebon Ayu, pengurus dan anggota kelompok tani Mekar Jaya, Mustika Sari dan Tunggal Karya.

Kegiatan ini diawali dengan pengamatan lapang yang dipandu oleh PHP dan PPL setempat untuk melihat perkembangan tanaman dan gejala serangan hama penyakit di lokasi laboratorium lapang (LL). Hasil pengamatan lapang inilah yang menjadi bahan diskusi dan pembelajaran bagi petani peserta SL PTT padi MH 20012/2013.

Secara umum Kepala UPTD Pertanakbun Kecamatan Gerung, Wiharnadi menyampaikan tentang pentingnya pendampingan program SL-PTT oleh petugas lapang untuk dapat meningkatkan produktivitas padi di tingkat petani melalui penerapan komponen teknologi budidaya yang tepat.

BPTP NTB sebagai penyedia informasi dan teknologi pertanian dalam kesempatan tersebut berupaya memberikan informasi tentang pentingnya uji pH tanah. Berdasarkan hasil pengujian sampel tanah kelompok tani Mustika Sari menggunakan Soil pH Test Kit menunjukkan pH tanah pada angka 9 yang berarti tanah basa (alkaline). Sehingga disarankan agar petani memberikan sulphur atau belerang. Beberapa pupuk yang mengandung belerang yang bisa digunakan antara lain ZA (Amonium Sulfat), magnesium Sulfat, kalium Sulfat, Tembaga Sulfat, dan Seng Sulfat. Selain itu, pemberian bahan organic juga dapat membantu menormalkan pH tanah.

Dalam diskusi terlihat antusiasme petani terkait aspek budidaya tanaman padi dan pengendalian serangan hama penyakit yang aman bagi lingkungan. (Sumber : Hiryana Windiyani)

Web Analytics