Berita

Pertemuan Sinergi Kegiatan BPTP NTB dengan Stakeholders

Pin It

Dalam rangka membangun sinergi, efisiensi, dan efektifitas kegiatan BPTP NTB dengan stakeholder yang ada di Provinsi NTB, dan tindak lanjut Rakernas Kemtan tgl 16-17 Januari 2013 di Jakarta, maka BPTP NTB, mengadakan pertemuan sinergisitas kegiatan tahun 2013 pada senin, (28/01/2013). Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari dinas terkait tingkat provinsi antara lain Dinas Pertanian, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Perkebunan, Badan Ketahanan Pangan, Badan Koordinasi Penyuluhan serta seluruh peneliti, penyuluh BPTP NTB.  Selain itu hadir juga UPTD di bawah Dinas Pertanian yakni Balai Benih Induk Padi Palawija dan Hortikultura (BBI-PPH), Balai Perlindungan Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPTPH), dan Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BPSB-TPH).

Pertemuan dibuka oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S.,MS, dengan memaparkan garis besar rencana kegiatan BPTP NTB tahun 2013. Kegiatan BPTP NTB ini meliputi kegiatan penelitian dan pengkajian, analisis kebijakan, diseminasi hasil pengkajian, pendampingan, dan kerjasama. Kegiatan penelitian dan pengkajian difokuskan pada beberapa pengkajian seperti alternatif usahatani pengganti tanaman tembakau di Pulau Lombok, adopsi VUB bawang merah mendukung penyediaan benih, dampak pengolahan emas terhadap kualitas produk pertanian di Pulau Lombok, pola tanam di lahan tadah hujan dengan sistem pengairan sumur dangkal, serta pengelolaan sumberdaya genetik. Adapun analisis kebijakan antara lain analisis sistem penyediaan beras untuk mencapai 2 juta ton 2014 di Provinsi NTB, analisis adopsi teknologi PTT padi sawah dalam program pendampingan SLPTT, dan analisis sistem perbenihan kedelai di NTB. Kegiatan diseminasi diantaranya sistem pertanian terpadu lahan kering iklim kering, model percepatan pembanguan pertanian di daerah sub optimal, MKRPL, MP3MI, dan diseminasi KUB melalui UPBS. Tidak kalah penting kegiatan kerjasama masih mendukung kegiatan ACIAR (kerjasama Indonesia – Australia).

Setelah pemaparan kegiatan-kegiatan BPTP NTB tahun 2013 kemudian dilanjutkan dengan pemaparan kegiatan oleh masing-masing dinas dan badan yang hadir. Dinas Perkebunan menyampaikan kegiatan peningkatan produktivitas komoditas unggulan perkebunan di Provinsi NTB seperti kakao, kopi, kelapa, kapas, jambu mete, dan tembakau. Disampaikan juga beberapa permasalahan yang ada seperti produktivitas tanaman yang masih rendah, tingginya tanaman tua/rusak, serta serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Dinas Perkebunan mengharapkan bantuan informasi teknologi tepat guna dari BPTP NTB. Pemaparan selanjutnya dari Dinas Peternakan menguraikan program utama di dinas tersebut yaitu Program Bumi Sejuta Sapi dimana dalam pelaksanaannya program ini didukung oleh sentuhan teknologi dari BPTP NTB. Pada kesempatan berikutnya Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura lebih banyak memberikan informasi mengenai prioritas pengembangan tanaman pangan dan hortikultura, program P2BN, SL-PTT, fasilitasi pasar tani, gudang, agroindustri jagung, tepung, pengembangan benih & penangkar. Badan Ketahanan Pangan menyampaikan tentang pengembangan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari), P2KP (Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan), dan MP3L (Model Pengembangan Pangan Pokok Lokal). Dari Bakorluh menjelaskan tentang kegiatan-kegiatan penyuluhan seperti, temu teknis, penyebaran materi penyuluhan, peningkatan kapasitas PPL, demfarm, cyber extension, dll.

Setelah semua intansi memaparkan kegiatan masing-masing, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi. Hal yang banyak muncul dari sesi diskusi ini adalah harapan dari para peneliti, penyuluh BPTP NTB untuk membangun sebuah wadah kerjasama dan komunikasi yang lebih operasional antara BPTP NTB dan dinas/instansi terkait. Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan dinas yang mengharapkan kerjasama dalam kegiatan-kegiatan BPTP NTB. Namun dalam pertemuan ini belum berhasil dirancang dan disepakati  bentuk wadah kerjasama dan komunikasi untuk memfasilitasi sinergisitas kegiatan antar instansi pemerintah ini. Dalam penutupnya, Kepala BPTP NTB  mengharapkan pertemuan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ajang pertukaran informasi dan membangun kerjasama serta sinergi dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi terkait. (Sylvia K Utami dan Nurul Hilmiati).

Web Analytics