Berita

Re-assessment Laboratorium Pengujian BPTP NTB

Pin It

Dalam rangka meningkatkan kinerja dan kompetensi serta jaminan mutu pengujian terhadap pengguna, Laboratorium BPTP NTB telah mendapat Sertifikat Akreditasi  dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) per 1  Agustus  2008 dengan Nomor LP-394-IDN dengan ruang lingkup uji tanah. Status akreditasi yang diberikan oleh KAN hanya berlaku selama 4 (empat) tahun dan setiap tahun dilakukan Surveilance (Re-assessment Lapangan) oleh Asesor yang ditunjuk oleh KAN, untuk melakukan audit kesesuaian implementasi persyaratan ISO/IEC 17025 : 2005.

Berhubung masa akreditasi Laboratorium  akan berakhir per 1 Agustus 2012 maka pada tanggal 26 - 27 Juli 2012 telah dilaksanakan Re-assessment sebagai salah satu persyaratan Re-Akreditasi untuk mendapatkan status akreditasi periode kedua. Dalam pengajuan reakreditasi kali ini dikembangkan ruang lingkup pengujian dari uji tanah ditambah dengan ruang lingkup uji jaringan tanaman, pupuk an-organik dan pupuk organik. Total semua parameter adalah 85 parameter uji, berturut-turut Uji Tanah 32, Uji Jaringan Tanaman : 18; Uji Pupuk An-Organik : 18 dan Uji Pupuk Organik : 19 parameter uji.

Asesor yang ditugaskan oleh  Komite Akreditasi Nasional untuk re-assessment di Laboratorium Pengujian BPTP NTB adalah Drs. Tahid, MSc sebagai Asesor Kepala dan Dra. Salmeiningsih sebagai Asesor anggota. Asesemen adalah untuk menilai kesesuaian ISO/IEC 17025 : 2005 sebagai acuan Laboratorium Pengujian apakah masih komitmen melaksanakan acuan tersebut.

Kepala BPTP NTB sebagai Manajer Puncak dalam sambutan pembukaan rapat penutupan re-assessment menyampaikan harapan serius semoga dalam re-assessment Laboratorium Pengujian BPTP NTB yang dilaksanakan di bulan Ramadhan yang penuh dengan rahmat ini dapat memberikan inspirasi spiritual sehingga dapat dipertahankan dan disetujui status akreditasi Laboratorium Pengujian BPTP NTB dengan ruang lingkup Uji Tanah dan penambahan ruang lingkup Uji Jaringan Tanaman, Uji Pupuk An-Organik dan Pupuk Organik.

Dalam rapat tersebut, Asesor menyimpulkan bahwa pada prinsipnya Laboratorium Pengujian BPTP NTB dalam menjalankan kegiatan pengujian kimia tanah, jaringan tanaman serta pupuk berdasarkan pada prinsip berlaboratorium yang benar dan masih tetap mengacu pada Standart Sistem Mutu ISO/IEC 17025 :2005 secara konsisten dan didukung oleh sumber daya baik peralatan maupun personil yang cukup memadai; namun demikian dalam re-assessment kali ini masih diketemukan beberapa jenis ketidaksesuaian yang berkaitan dengan persyaratan manajemen dan teknis dan wajib hukumnya untuk menindaklanjuti temuan ketidaksesuaian tersebut untuk tetap mendapatkan status akreditasinya.

Selanjutnya Kepala Balai dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi kepada Asesor dan seluruh staf Laboratorium atas terlaksananya re-assessment ini dengan lancar dan juga memaklumi atas temuan ketidaksesuain tersebut dan agar seluruh manajerial dan staf analis sebagai satu kesatuan tim manajemen mutu Laboratorium Pengujian BPTP NTB untuk segera menindak lanjuti semua temuan ketidaksesuaian tersebut. Sehingga apa yang menjadi harapan yaitu terakreditasinya Laboratorium Pengujian BPTP NTB dapat dipelihara dengan baik, semoga.  (Sumber : Sudjudi).

Web Analytics