Berita

Wakil Bupati Bima Buka Workshop dan FGD Arah dan Strategi Percepatan Pengembangan Pertanian Lahan Kering

Pin It

Salah satu kegiatan kunjungan lapang dari tim Forum Komonikasi Profesor Riset (FKPR) adalah menyampaikan hasil kunjungan lapang ke Pemda Kabupaten Bima maupun pada Pemda Provinsi NTB melalui workshop dan Focus Group Discussion (FGD). Disamping itu, workshop juga bertujuan untuk mendapatkan tanggapan dan saran untuk penyempurnaan model yang telah disusun. Pada tingkat Kabupaten Bima, Wakil Bupati Bima Drs. H. Syafrudin, H.M. Nur, M.Pd telah membuka secara resmi Workshop dan FGD tentang Model Arah dan Strategi Percepatan Pengembangan Pertanian Lahan Kering Beriklim Kering Berbasis Optimalisasi Sumberdaya dan Inovasi Pertanian di Kabupaten Bima NTB 2 Juli 2012 bertempat di Gedung PKK. Kegiatan workshop ini diikuti oleh sebagian besar SKPD kabupaten Bima yang terkait, anggota DPR Kabupaten Bima, Perguruan Tinggi, LSM, Camat Donggo Kepala Desa Mbawa dan beberapa kelompok tani. Workshop ini dipimpin oleh Kepala BAPPEDA Kabupaten Bima Drs. Muzakkir, MSc.  Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bima dalam sambutannya memberikan penghargaan dan ucapan terima kasih  kepada Forum Komunikasi Profesor Riset Badan Litbang Kementerian Pertanian RI yang telah memilih Kabupaten Bima sebagai salah satu percontohan untuk pengembangan lahan kering berbasis inovasi. Beliau juga mengungkapkan bahwa Kabupaten yang memiliki lahan kering yang luas yaitu 51% dari toal luas wilayah Kabupaten Bima (438.940 Ha), sehinga pemilihan Kabupaten Bima sebagai lokasi kegiatan FKPR merupakan langkah yang tepat. Pada kesempatan tersebut, ketua tim FKPR Prof. Irsal Las dalam sambutannya menyampaikan bahwa setidaknya ada 4 sasaran yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu : 1). Hasil workshop ini diharapkan menjadi bagian dari kebijakan pemerintah baik di tingkat kabupaten maupun ditingkat provinsi untuk percepatan pengembangan pertanian lahan kering., 2). Sebagai bagian dari kebijakan pemerintah di tingat Nasional dalam mengembangkan pertanian lahan kering, 3). Model ini diharapkan dapat diaplikasikan oleh Pemda dan 4). Model yang dibuat ini akan di aplikasikan oleh FKPR di lokasi percontohan di Desa Mbawa Kecamatan Dongo mulai tahun 2013 minimal 3 tahun sampai 2015. Sebelum presentasi hasil survey dan kunjungan lapang, Kepala Badan Litbang Pertanian yang diwakili oleh Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian (BBP2TP) Dr. Ir. Kasdi Subagyono., MS memberikan sambutan dan penghargaan kepada Bupati (Pemda Kabupaten Bima) yang telah bekerjasama dengan antusias menyambut kegiatan ini. Pada kesempatan itu, Kepala BBP2TP juga memberikan sumbangan berupa beberapa benih dan bibit hasil penelitian Litbang Pertanian seperti beberapa variteas padi, jagung, palawija dan sayur-sayuran, serta beberapa buku kumpulan teknologi hasil penelitian. Penandatangan kontrak kerjasama (MoU) juga dilakukan antara Badan Litbang Pertanian dengan Bupati Bima dan antara Kepala BPTP NTB dengan Kepala Bappeda Kabupaten Bima.

Hasil survey dan kunjungan lapangan FKPR dipresentasikan oleh Prof Dr. Ir. Suyamto H., MS. Beberapa saran dan penyempurnaan model tersebut diberikan oleh peserta workshop. Hasil tersebut juga dipresentasikan di kantor BAPPEDA Provinsi NTB dengan mengundang seluruh stake holder terkait tingkat provinsi.  (Sumber : A Suriadi).

Web Analytics