Berita

Kunjungan Lapang Forum Komunikasi Profesor Riset (FKPR) di NTB

Pin It

Dalam rangka mendukung pembangunan pertanian di lahan sub-optimal, pada tahun 2012 Peneliti senior Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian yang tergabung dalam Forum Komunikasi Profesor Riset (FKPR) telah melaksanakan “Program Kunjungan Kerja Tematik dan Penyusunan Model Arah dan Strategi Percepatan Pengembangan Pertanian Lahan Kering beriklim Kering Berbasis Optimalisasi Sumberdaya dan Inovasi Pertanian di Kabupaten Bima NTB”.

Sebelum kunjungan lapang FKPR ini dilakukan, tim kecil FKPR telah terlebih dahulu melakukan baseline survey baik biofisik maupun social ekonomi pada bulan April 2012.Tim kecil FKPR tersebut telah melakukan koordinasi dengan Bappeda Kabupaten Bima dan mengumpulkan data sekunder lingkup SKPD terkait. Disamping itu tim kecil tersebut juga melakukan diskusi bersama seluruh PPL Kecamatan Donggo dan beberapa wakil kelompok tani sebagai study site. Selanjutnya data tersebut digunakan untuk penyusunan model secara garis besar. Disamping itu, tim kecil juga ditugaskan untuk menentukan case study pada tingkat desa. Tim kecil ini telah memilih Desa Mbawa Kecamatan Donggo sebagai study site.

Kunjungan lapang utama tim FKPR telah dilakukan dari tanggal 26 Juni s/d 4 Juli 2012 yang dikoordinasikan oleh BPTP NTB yang terdiri dari 7 profesor riset, beberapa Kepala Pusat dan/atau Balai Besar lingkup Badan Litbang Pertanian dan peneliti senior serta peneliti dari BPTPNTB. Tujuan utama kunjungan lapang ini adalah untuk penajaman konsep tersebut pada skala Desa dan mengkomunikasikannya dengan Pemerintah daerah di tingkat Provinsi dan Kabupaten. Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam kunjungan tersebut antara lain: 1) diskusi/wawancara dengan berbagai pemangku kepentingan, kelompok tani di tingkat desa/kecamatan selama 2 hari. Kegiatan ini dilakukan dengan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang pimpin langsung oleh ketua tim Prof. Irsal Las. Tim FKPR selanjutnya dibagi menjadi 3 kelompok (kelompok transek dan explorasi sumberdaya air, 2 kelompok lainnya melakukan wawancara dengan petani/PPL di lahan petani pada lokasi yang terpisah; dan 2) workshop dan FGD dengan Pemda/Bappeda Kabupaten dan Provinsi. Workshop dan FGD ini dilakukan untuk menyampaikan hasil kunjungan lapang dan memaparkan konsep pemikiran Model Arah dan Strategi Percepatan Pengembangan Pertanian Lahan Kering Beriklim Kering Berbasis Optimalisasi Sumberdaya dan Inovasi Pertanian di Kabupaten Bima NTB” serta rekomendasi rencana aksi dan tindak lanjut. (Sumber : A. Suriadi)

Web Analytics