Berita

Masyarakat Desa Nusa Jaya Sambut Baik Kehadiran M-KRPL

Pin It

Masyarakat Desa Nusa Jaya Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu menyambut baik dipilihnya Desa Nusa Jaya sebagai lokasi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (M-KRPL). Hal ini terungkap dari sambutan Kepala Desa Nusa Jaya pada acara Sosialisasi dan Perencanaan Partisipatif M-KRPL pada tanggal 13 Juni 2012 di Aula Kantor Desa Nusa Jaya. Kepala Desa Nusa Jaya Sar’i menyambut baik dipilihnya Desa Nusa Jaya khususnya Kelompok Tani Berkah sebagai lokasi percontohan M-KRPL di Kabupaten Dompu. Desa Nusa Jaya adalah satu-satunya desa yang mendapat kepercayaan dari pemerintah untuk melaksanakan program M-KRPL kata Sar’i. Karena itu Sar’i mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan perhatian dan berpartisipasi secara aktif mendukung program yang sangat menyentuh kehidupan masyarakat ini agar apa yang dihajatkan pemerintah melalui program ini dapat tercapai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Penjelasan teknis M-KRPL disampaikan oleh Dr. Moh. Nazam selaku penanggung jawab M-KRPL BPTP NTB. Dijelaskan Nazam bahwa M-KRPL lahir karena keperihatinan pemerintah akan kondisi ketahanan pangan rumah tangga yang masih jauh dari harapan. Komitmen pemerintah untuk melibatkan rumah tangga dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan perlu diaktualisasikan dalam bentuk gerakan budaya menanam di lahan pekarangan, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Presiden Susilo Bambang Yudoyono prihatin melihat kenyataan “mengapa petani untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari harus membeli”, padahal sumber daya yang tersedia di sekitarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut apabila diusahakan secara baik.

Konsep M-KRPL pada dasarnya adalah mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan yang tersedia untuk menghasilkan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga, baik berupa sayuran, buah-buahan maupun bahan pangan penghasil karbohidrat serta rempah dan obat-obatan dan selebihnya dapat dijual untuk menambah pendapatan. Pemanfaatan pekarangan tidak banyak membutuhkan biaya dan tenaga, karena dapat dikerjakan oleh anggota keluarga baik anak-anak maupun orang tua dan bahan-bahannya banyak tersedia di lokasi, seperti bambu, aneka barang bekas seperti karung dan zak semen. Penataan pekarangan yang baik akan memberikan suasana lingkungan yang hijau, segar dan nyaman.

Hal yang terpenting  adalah bagaimana MKRPL dapat dibangun agar dapat berfungsi sebagai rumah pangan yang berlangsung kontinyu dan berkesinambungan (lestari). Langkah-langkah yang akan ditempuh meliputi pembangunan Kebun Bibit Desa (KBD), peningkatan kapasitas sumberdaya manusia, pembinaan kelembagaan dan pengawalan teknologi. Di setiap lokasi M-KRPL juga disediakan tenaga pendamping yang akan membantu masyarakat dalam implementasi M-KRPL.

Setelah usai acara sosialisasi diserahkan bahan-bahan pendukung M-KRPL antara lain Plastik Yupi, Waring, Jaring, Polibag dan berbagai jenis benih sayuran. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Nusa Jaya, Staf BP4K Kabupaten Dompu, PPL BP3K Manggelewa, Kepala Dusun, tokoh masyarakat setempat dan anggota kelompok tani Berkah, tokoh petani dari Desa Sukadamai, Teknisi Lapangan dan relawan guru dari Du’afa. (Sumber : H. Moh. Nazam)

Web Analytics