Berita

Sosialisasi Sistem Manajemen Mutu dan Sertifikasi Benih Produk UPBS BPTP NTB

Pin It

Benih merupakan komponen utama dalam sistem usahatani padi, oleh karena itu untuk meningkatkan produktifitas padi  penggunaan benih berkualitas menjadi syarat mutlak yang harus dilakukan. Untuk menghasilkan benih yang prima  proses produksinya  harus dikelola secara profesional.  Dalam lima tahun perjalanan UPBS BPTP NTB telah dilalui dengan berbagai  pengalaman dalam mengelola benih sumber dari varietas unggul baru. Kita harus mempunyai target dan sasaran yang lebih baik sesuai tuntutan pelanggan. Demikian  sambutan  pembuka Kepala Balai BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS, pada  acara sosialisasi sistem manajemen mutu dan sertifikasi benih produk UPBS BPTP NTB yang dilaksanakan 21 Mei 2012 bertempat di ruang rapat BPTP NTB. Hadir dalam  acara tersebut pejabat struktural BPTP, seluruh ketua kelji fungsional, anggota kelji budidaya dan tim UPBS BPTP. Lebih lanjut Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS  menyatakan dalam penyediaan benih sumber kualitas harus menjadi prioritas utama, dan untuk memenuhi preferensi pengguna maka sistem manajemen mutu produk segera diwujudkan, karena petani dan stakeholder kita, selaku pengguna  akan terus menilai terhadap produk yang dihasilkan. Semetara itu menurut  Ir. Sri Wahyuni, MSc sebagai narasumber dari Balai Besar Penelitian Padi, menyatakan jaminan mutu suatu produk pada era saat ini sudah menjadi tuntutan konsumen, dan UPBS BPTP- NTB harus bisa membangun manajemen tersebut, karena untuk meraih ISO produk bukanlah hal yang sangat sulit, kalau kita mau konsisten dalam penerapan sistem manajemen mutu pada setiap tahapan  produksi benih. UPBS BPTP NTB menurut Ir. Sri Wahyuni, MSc, merupakan UPBS yang cukup siap untuk melaksanakan sistem manajemen mutu produk, karena dilihat dari  infrastruktur dan konsistensi kegiatan dalam produksi benih. Hal lain yang sangat  mendukung adalah  kantor BPTP dan Laboratorium Tanah BPTP NTB telah mendapatkan ISO, sehingga dengan demikian hanya sedikit diperlukan penambahan ruang lingkup dan  pembenahan  infrastruktur  serta penguatan sumber daya manusia sesuai kebutuhan di beberapa unit kerja UPBS BPTP. Dari hasil diskusi beberpa hal yang perlu segera disiapkan untuk mengarah pada sertifikasi mandiri adalah : Penambahan beberapa manager pada struktur organisasi UPBS, penguatan SDM melalui percepatan magang pada tenaga rouging tanaman di BB Padi Sukamandi, dan pelatihan  staf laboratorium untuk bagian uji kemurnian varietas. Sementara pada sarana yang perlu segera diadakan adalah Germinator, ceiller, dan penataan tata ruang prosesing benih. (Sumber :  Sabar Untung)

Web Analytics