Berita

KWT “Melati” Lombok Barat berkunjung ke MKRPL Karang Sidemen Lombok Tengah

Pin It

Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati, Dusun Iting Langgem, Desa Kuripan Utara, Lombok Barat pada hari Senin, 5 Maret 2012 melakukan kunjungan untuk melihat dari dekat praktek pemanfaatan pekarangan sebagai implementasi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Karya Harum, Desa Karang Sidemen, Lombok Tengah.

Kunjungan KWT Melati diwakili 5 orang yang didampingi Ibu Ketua Tim Penggerak PKK Desa Kuripan Utara dan PPL Desa setempat.  Setibanya di lokasi, rombongan diterima oleh Ketua Kelompoktani Karya Harum, Karang Sidemen Nurifansyah dan Penanggung Jawab MKRPL BPTP NTB. Penanggung Jawab MKRPL NTB Dr. Moh. Nazam, SP.,M.Si dalam penerimaannya menyampaikan bagaimana proses membangun MKRPL di Kelompok Tani Karya Harum, yang dimulai dari proses sosialisasi dan perencanaan kebutuhan kelompok, kemudian dilanjutkan dengan imlementasi MKRPL yang meliputi sekolah lapang, pengawalan teknologi dan temu lapang. Proses ini juga akan dilaksanakan pada pengembangan MKRPL di KWT Melati. Motivasi dan semangat kerjasama kelompoktani Karya Harum telah berhasil membangun MKRPL dan dirasakan manfaatnya dalam waktu 2-3 bulan.

Selanjutnya Nurifansyah menceriterakan pengalamannya membangun MKRPL bersama anggota kelompoknya. Dalam waktu relatif singkat manfaat MKRPL telah dapat dirasakan langsung terutama oleh ibu-ibu rumah tangga. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga sehari-hari, juga dapat menjual kelebihannya seperti pare, terong, cabe, kangkung dan sawi ke pedagang pengumpul yang datang setiap dua atau tiga hari sekali, uang yang diperoleh cukup untuk uang saku anak-anak sekolah. Saat ini KWT Karya harum juga sudah bisa memasarkan hasil olahan dari produk MKRPL, seperti rengginang singkong, kripik kacang panjang, kripik bayam, dodol dan jus dari buah tomat.

Apresiasi masyarakat sekitar terhadap MKRPL ini juga sangat positif dengan  mengadopsi MKRPL . Anggota kelompok MKRPL saat ini telah bertambah dari 20 orang menjadi 35 orang. Mereka dibantu dengan bibit tanaman dan ternak yang sudah berhasil dikembangkan secara mandiri. Banyak juga masyarakat dari luar wilayah yang sengaja datang berkunjung untuk belajar cara pemanfaatan pekarangan dan membeli bibit tanaman yang tersedia baik di kebun bibit desa (KBD) maupun di pekarangan rumah.

Rombongan selanjutnya diajak melihat secara langsung tampilan KBD. Rombongan nampak sangat terkesan dengan tampilan MKRPL Karang Sidemen. Hal tersebut terungkap dari pernyataan Satiah (PPL Desa Kuripan Utara) yang akan menjadikan MKRPL Melati menjadi lebih baik dengan memanfaatkan potensi sumber daya lokal yang tersedia sebagai media tanam. Dia juga berencana membangun screen house sederhana di rumahnya untuk mengembangkan MKRPL di lingkungan tempat tinggalnya (Sumber : Moh. Nazam).

Web Analytics