Berita

Sosialisasi Rencana Aksi daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) dan Strategi dan Rencana Aksi Ketahanan Pangan Menghadapi Perubahan Iklim (RAD-PI)

Pin It

Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) merupakan dokumen operasional yang secara terpadu menyatukan program dan kegiatan pembangunan pangan dan gizi dari berbagai sektor dalam rangka mewujudkan sumberdaya manusia yang berkualitas sebagai modal sosial pembangunan di Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Senin 27 Februari 2012 menyelenggarakan sosialisasi Rencana Aksi Daerah Pangan dan Gizi (RAD-PG) dan Strategi dan Rencana Aksi Ketahanan Pangan Menghadapi Perubahan Iklim (RAD-PI) di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan untuk mengklarifikasikan Draft dan dokumen yang akan menjadi panduan dan arahan pelaksanaan pembangunan pangan dan gizi bagi institusi pemerintah, masyarakat dan pelaku lain yang bergerak dalam perbaikan pangan dan gizi  di Provinsi NTB.

Kegiatan sosialisasi ini  dibuka oleh Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM (Kepala Badan Ketahanan Pangan NTB) mewakili Sekda Provinsi NTB. Dalam sambutannya, Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM menyampaikan beberapa hal mengenai isu strategis perubahan iklim akan berdampak pada ketahanan pangan dan gizi. Beliau juga menyampaikan dukungan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat untuk menyusun buku yang berjudul ‘Strategi dan Rencana Aksi Ketahanan Pangan Menghadapi Perubahan Iklim”. Kegiatan sosialisasi tersebut berlangsung selama satu hari di hotel Jayakarta Senggigi Lombok.

Peserta sosialisasi ini terdiri atas perwakilan masing-masing SKPD terkait di Provinsi NTB. Pada saat sesi diskusi, peserta memberikan saran dan klarifikasi mengenai draft dan dokumen yang ditampilkan. Diskusi  tersebut berlangsung baik dengan tanggapan beberapa pertanyaan dan saran sebagai upaya penyempurnaan draft dan dokumen yang lebih baik. Kegiatan sosialisasi ini  diakhiri dengan kesimpulan dan tidak lanjut oleh pihak fasilitaor. BPTP NTB berharap RAD-PG dan RAD-PI dapat dipadukan dengan kegiatan M-KRPL dalam implementasinya di lapangan.

Akhir acara tersebut ditutup oleh Ir. Husnanidiaty Nurdin, MM (Kepala Badan Ketahanan Pangan Provinsi NTB). Beliau menyampaikan bahwa masalah pangan dan gizi dan pembangunan ketahanan pangan dan gizi bersifat lintas sektor. Diharapkan rencana dan implementasi RAD-PG dan RAD-PI semangat koordinasi dan integrasi serta sinergitas antar kegiatan harus diutamakan. Kemitraan antar pemerintah dengan masyarakat dan swasta merupakan salah satu faktor kunci dalam pembangunan ketahanan pangan di NTB. (Sumber: Ria Rustiana & H. A Suriadi)

Web Analytics