Berita

Prof. Dr. Suyamto: PHSL Merasionalkan Penggunaan Pupuk

Pin It

Pemupukan Hara Spesifik Lokasi (PHSL) merupakan suatu pendekatan untuk menentukan rekomendasi kebutuhan pupuk dengan mempertimbangkan hara tanah, sumber hara lainnya, sumber bahan organik dan an-organik untuk meningkatkan efisiensi pemupukan sesuai kebutuhan tanaman, kondisi setempat, dan tingkat hasil realistis yang dapat dicapai”, demikian diungkapkan oleh Prof. Dr. Suyamto pada pertemuan Sosialisasi Pemupukan Hara Spesifik Lokasi di BPTP NTB (Kamis, 16 Februari 2012). Hadir pada acara Sosialisasi PHSL ini dari Dinas Pertanian Provinsi NTB dan Dinas Pertanian se Pulau Lombok, Bakorluh Provinsi NTB, dan Bapelluh se Pulau Lombok,  penyuluh dan petani pelaksana. Lebih jauh Prof. Suyamto mengemukakan bahwa program PHSL merupakan kegiatan yang telah dilakukan pengkajian cukup lama sehingga dapat dihasilkan suatu program yang diintegrasikan internet dan teknologi komunikasi melalui HP dengan menggunakan perangkat lunak Nutrient Manager for Rice.

PHSL berangkat dari pendekatan peningkatan produktivitas padi yaitu irigasi/air, benih, dan pemupukan. Ketiga faktor tersebut berkaitan erat dengan kondisi kepemilikan lahan yang sempit (<0,5 ha/KK) dan teknik budidaya yang bervariasi antara petani. Pertemuan sosialisasi yang dipandu Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo ini  mendapat sambutan yang cukup baik dari peserta pertemuan karena dapat menambah pengetahuan mereka tentang cara pemberian pupuk dengan tepat dan tidak berlebihan. Peserta juga minta agar sosialisasi PHSL dan aplikasinya dapat dilaksanakan di Kabupaten/Kota sampai di tingkat BPP atau lapangan. (Sumber: Yurista Sulistyawati)

Web Analytics