Berita

Display VUB Desa Babussalam Kecamatan Gerung

Pin It

Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL PTT) merupakan salah satu pendekatan yang dirasakan mampu mendorong percepatan arus informasi teknologi pertanian bagi petani.  Salah satu bentuk pendampingan BPTP NTB dalam kegiatan SLPTT ini adalah Display Varietas Unggul Baru (VUB). Display VUB dilaksanakan di lokasi Laboratorium Lapang (LL), sedangkan VUB yang diuji pada MH 2011/2012 yaitu padi varietas Inpari 4, Inpari 7, Inpari 10 dan Inpari 13. Tujuan display VUB untuk melakukan pengujian VUB padi toleran hama wereng coklat dan hama penggerek batang, toleran penyakit BLB, toleran tungro dan blas sekaligus sebagai upaya introduksi VUB kepada petani. Respon petani terhadap keragaan pertanaman di lapangan cukup baik, hal ini ditunjukkan oleh kondisi pertanaman yang baik dan cukup tahan terhadap serangan hama dan penyakit.

Pertemuan kelompok merupakan salah satu cara yang efektif untuk pengenalan teknologi baru bagi para petani SL PTT karena dalam pertemuan ini banyak informasi teknologi baru yang diperoleh. Pertemuan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 1 Februari 2012 di rumah Ketua Kelompok Tani “Bangket Bawak” Desa Babussalam Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Detasir BPTP NTB, Penyuluh BP3K Kecamatan Gerung, PHP Kecamatan Gerung, PPL dan THL TBPP Desa Babussalam serta anggota kelompok yang terdiri dari 20 orang peserta.

Pertemuan kelompok diawali dengan kunjungan ke lokasi Laboratorium Lapang (LL) agar petani dapat melihat langsung kondisi pertanaman, pengenalan penggunaan Bagan Warna Daun (BWD) dan PH meter (alat pengukur PH tanah). Setelah kunjungan lapang ke lokasi LL dan SL PTT, dilanjutkan dengan diskusi di rumah ketua kelompok tani terkait permasalahan yang diperoleh di lapangan. Melalui kesempatan tersebut BPTP NTB mengenalkan salah satu komponen teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) untuk mendukung peningkatan produktivitas padi yaitu penggunaan varietas unggul baru dan benih unggul.  Dalam pertemuan ini petani banyak mendiskusikan tentang jenis hama penyakit yang menyerang pertanaman padi dan cara pengendalian yang efektif. Untuk pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), petani diarahkan melakukan pendekatan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) yang  ramah lingkungan dengan memanfaatkan agen hayati yang tersedia di alam, menggunakan varietas padi yang tahan terhadap serangan hama penyakit dan mengurangi penggunaan pupuk kimiawi.   (Sumber : Hiryana Windiyani).

Web Analytics