Berita

Temu Lapang Perbenihan Padi Gapoktan Bismillah - PT Syngenta dan BPTP NTB

Pin It

Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu Provinsi yang ditetapkan sebagai daerah peningkatan produksi tanaman pangan khususnya komoditas padi oleh pemerintah pusat, demikian kata sambutan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat Ir. Abdul Ma’ad, MS pada acara temu lapang pengawalan pangan di Desa Puyung Kec. Jonggat Kab. Lombok Tengah. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Diperta Kab. Lombok Tengah, BPTP NTB, Petro Kimia, Gapoktan dan Koptan di Pulau Lombok. Lebih lanjut Kepala Dinas Pertanian Prov. NTB menekankan peningkatan produktifitas merupakan harga mati yang harus dicapai untuk mempertahankan ketahanan pangan di NTB, untuk itu kita tidak bisa menjalankan program sendiri-sendiri, tapi harus secara terpadu dengan memaksimalkan tugas dan fungsi masing-masing. Koordinasi atau silahturahmi tidak boleh terputus, karena kalau ini diputus maka saya yakin upaya atau target kita sulit tercapai. Kita patut bersyukur tahun 2011 produksi padi meningkat 15.9% dari tahun 2010, dan di tahun 2012 NTB ditargetkan oleh Pemerintah pusat 2 juta 194 ton Gabah Kering Giling (GKG), target ini bisa terlampui apabila semua pihak yang terkait mampu mengoptimalkan tugas dan fungsinya, karena produktifitas kita masih rendah, yakni 4.7 ton/ha, sementara potensi kita masih bisa jauh diatas 6 ton per ha.

Sementara  dari perwakilan PT. Syngenta yang diwakili oleh Kusyairi, menyatakan rasa bangga dengan penggunaan benih berkualitas oleh petani NTB, karena benih merupakan komponen yang bisa memberikan kontribusi paling tinggi dalam peningkatan produktifitas padi. Untuk mempertahankan keamanan produksi, perawatan tanaman merupakan hal yang amat penting dalam mencapai tanaman  optimal. Untuk itu PT Syngenta akan terus bersama  petani melalui penyediaan sarana produksi berupa produk yang berpihak pada petani.

Dibagian lain sambutan kepala BPTP NTB  Dr. Dwi Praptomo S.,MS, menyambut baik atas upaya partisipatif produsen saprodi dan para petani yang mencoba berbagai teknologi dalam mengembangkan usahataninya. Yang penting dapat memberikan peningkatkan produktifitas dan produksi usahatani kita, kita tidak usah melihat siapa pelaku dan penemunya. BPTP sebagai unit kerja yang bertugas mengkaji dan mengembangkan  hasil-hasil penelitian untuk kemajuan daerah selalu mendukung kegiatan ini. Salah satu contoh Benih Sumber dari VUB padi merupakan hasil teknologi yang bisa memberikan peningkatan produktifitas tanaman. Kita patut bersyukur dampak dari Hari Pangan Sedunia (HPS) di lokasi ini, satu tahun yang lalu mampu menggugah hati petani untuk menerapkan teknologi baik itu dari sisi benih maupun teknologi cara tanam telah berkembang pesat di wilayah kita. Sebelum mengakhiri sambutannya kepala BPTP NTB menginformasikan bahwa sampai saat ini Badan Litbangtan telah melepas varietas padi sawah irigasi dari Inpari 1 sampai 21, silahkan di manfaatkan sesuai yang cocok bagi daerah kita, dengan mempertimbangkan lokasi, dan waktu tanam, karena VUB merupakan hasil teknologi yang dinamis. (Sumber : Sabar Untung)

Web Analytics