Berita

BPTP NTB Tahun 2012 Siap Kembangkan MKRPL Pada Lima Kabupaten dan Kota di Pulau Lombok

Pin It

Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (MKRPL) merupakan salah satu kegiatan yang diharapkan dapat meningkatkan kemandirian pangan masyarakat baik di desa maupun di perkotaan melalui pemanfaatan pekarangan. Model ini telah diuji coba di Desa Kayen-Pacitan, Jawa Timur yang mampu memberikan konstribusi terhadap pendapatan keluarga hingga Rp.750.000 per bulan”. Demikian disampaikan oleh kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Praptomo dalam sambutannya pada pembukaan Workshop M-KRPL  Prpinsi NTB di Kelompoktani Karya Harum, Dusun Jeliman, Karang Sidemen, Kecamatan Batu Kliang Utara, Lombok Tengah, Kamis, 22 Desember 2011.

Sebelum acara worskshop dimulai dilakukan kunjungan lapangan dengan mengujungi pekarangan petani dan kebun bibit desa yang tergabung dalam kelompoktani Karya Harum. Walaupun kegiatan ini baru berlangsung selama tiga bulan, namun telah terlihat pekarangan yang asri yang dipenuhi oleh beraneka    ragam tanaman sayuran,  obat-obatan dan aneka ternak. Disela-sela kunjungan Dr. Ir. Dwi Praptomo S menjelaskan kegiatan ini merupakan arahan dari Menteri Pertanian,  Suswono yang menginstruksikan kepada Badan Litbang Pertanian melalui seluruh BPTP yang tersebar di 33 provinsi untuk  mengembangkan M-KRPL. Pada tahun 2012 BPTP NTB akan memperluas kegiatan ini di 5 kabupaten/kota dan diharapkan dapat secepatnya direplikasi oleh pemerintah daerah.

Acara workshop yang dihadiri oleh unsur Dinas Pertanian dan Hortikultura Prop NTB, Bakorluh NTB dan Dinas Terkait Kabupaten Lombok Tengah diakhiri dengan diskusi untuk langkah operasional pengembangan M-KRPL dimasa yang akan datang. Dinas Pertanian Provinsi NTB dan Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah siap untuk menyukseskan gerakan pemanfaatan pekarangan ini.

Pada kesempatan ini ketua kelompoktani Karya Harum, Nur Ifansyah menyampaikan pengalamannya tentang tingginya antusias masyarakat untuk mengembangkan pemanfaatan pekarangan dan telah dimulai dengan melakukannya secara mandiri oleh petani yang tidak tergabung dalam kelompok. Demikian juga yang diungkapkan oleh Kepala Desa di luar lokasi kegiatan M-KRPL ini sangat berharap BPTP NTB juga dapat membina dan mengembangkan kegiatan serupa di desa mereka.

BPTP NTB nampaknya perlu membuat strategi dan pendekatan kepada pemerintah daerah untuk terlibat secara akftif dan mereplikasi model yang telah dilakukan. (Sumber : Prisdiminggo)

Web Analytics