Berita

Zaini: Menyulap Oven Tembakau Jadi Gudang Benih

Pin It

Bermula dari semakin sulitnya mendapatkan minyak tanah sebagai bahan bakar untuk “meng oven” tembakau karena dihapuskannya subsidi minyak tanah dan besarnya modal usahatani  yang harus dikeluarkan, memaksa Pak Zaini banting stir ke usahatani lain yang lebih menguntungkan. “Besarnya modal yang dikeluarkan dalam berusahatani  tembakau tidak sebanding dengan hasil dan resiko yang didapatkan”, kenang pria paroh baya ini saat ditemui di UPBS BPTP NTB (Senin, 24/10). Usahatani tembakau merupakan kegiatan padat modal, terutama biaya tenaga kerja yang meningkat dari tahun ke tahun.

Tanpa pikir panjang pak Zaini menyulap dua unit Oven Tembakau berukuran 5 x 6 m menjadi gudang untuk penyimpanan calon benihnya dan sebagian tanahnya buat tempat penjemuran yang terbuat dari semen. Setelah melengkapi syarat administrasi, maka status penangkar benihpun dia dapatkan. Pak Zaini pun dipercaya oleh petani di Dusun Seganteng, Desa Aiq Bukaq, Kecamatan Batu Kliang Utara, Kabupaten  Lombok Tengah  untuk menjadi Ketua Kelompok tani  Amar Ma’ruf ini  yang beranggotakan 25 orang dengan luas lahan seluruhnya mencapai 30,5 Ha. Rasa ingin tahunya yang begitu besar, pak Zaini pun bersedia kelompoknya menjadi salah satu lokasi Display Varietas Unggul Baru (VUB) pada  Pendampingan Program SLPTT Padi oleh BPTP NTB tahun 2010 lalu.

Dia pun memuji teknologi anjuran untuk pelaksanaan SL-PTT,  terutama varietas, jumlah penggunaan benih yang lebih hemat dan hasil panen yang meningkat. Lebih lanjut dikatakannya introduksi teknologi PTT Padi memberikan banyak keuntungan antara lain; varietas Inpari 7 dan 13 lebih tahan terhadap Kresek, penggunaan benih dari 40 kg dapat ditekan menjadi 20 kg/ha dan hasil meningkat dari 5,3 ton/ha menjadi 6,45 ton/ha.

Inpari 13 merupakan varietas yang paling dicari oleh anggota kelompoknya maupun petani lainnya, karena dari hasil display VUB, Inpari 13 terbukti mempunyai keuggulan dari varietas lain diantaranya : umur panen yang relatif pendek, tahan terhadap penyakit, bulirnya besar dan rasa nasinya yang enak.

Diakhir wawancara pak Zaini berharap kerjasama dengan BPTP NTB sangat dia harapkan dan apabila ada Varietas terbaru dia bersedia mencobanya.....

(Sumber : Prisdiminggo)

Web Analytics