Berita

Tahap Pembelajaran Lanjutan Pengkajian Kompetitif Percepatan Adopsi Pengolahan Limbah Kotoran Sapi di Lombok Timur

Pin It

Keberadaan limbah kotoran sapi merupakan masalah bagi peternak sapi, bila limbah ini dibiarkan menumpuk di areal kandang tanpa ada pemanfaatan yang maksimal. Oleh karena itu, pada pembelajaran ke empat kegiatan Pengkajian Kompetitif “Percepatan Adopsi Teknologi Pengolahan Limbah Kotoran Sapi melalui jejaring kerja kelompok kandang kumpul dalam upaya membangun 17 unit produksi kompos dari Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat, tanggal 12 Oktober 2011 dilokasi Laboratorium Lapang kali ini peserta pengkajian diajak untuk mengenal lebih dekat tentang kompos, teknis pengolahan limbah kotoran sapi dan beberapa jenis kompos yang bisa dihasilkan dengan menggunakan teknologi yang sederhana sesuai dengan kebutuhan petani. Materi teknis ini disampaikan oleh peneliti dari Lolit Sapi Potong Grati, Lukman Affandy.

Untuk melengkapi pengetahuan petani tentang arti penting kompos maka dalam kesempatan tersebut, diberikan materi teknis aplikasi kompos pada tanaman padi, palawija dan hortikultura. Dalam diskusi rencana tindak lanjut (RTL), peserta diarahkan untuk dapat mengidentifikasi jenis komoditi yang akan ditanam sesuai dengan agroekosistem masing-masing dan mempertimbangkan nilai ekonomis dari jenis komoditi yang terpilih.

Pengkajian ini dipandang perlu, untuk mengajak petani menyadari akan banyaknya sumber utama bahan kompos yang bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para petani ternak di lokasi masing-masing. Harapan tim pengkaji kegiatan ini dapat menjadi contoh nyata pemanfaatan kompos yang efektif bagi pertumbuhan tanaman. Sehingga limbah kotoran sapi bukan lagi menjadi masalah, tapi membawa berkah tersendiri bagi petani ternak itu sendiri. (Sumber : Hiryana Windiyani & Achmad Muzani)

Web Analytics