Berita

Workshop Model Pengembangan Pertanian Pedesaan Melalui Inovasi (MP3MI) Berbasis Perbenihan Kedelai Di Nusa Tenggara Barat

Pin It

Workshop Pengembangan Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi (MP3MI) berbasis perbenihan kedelai di Nusa Tenggara Barat baru-baru ini dilaksanakan di Aula Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah. Tema dari workshop kali ini adalah “Membangun Kerjasama antar  stake holder pelaku utama dan pelaku antara dalam model percontohan MP3MI”. Hadir dalam acara ini  Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah, Kepala BPTP NTB, BAPPEDA Lombok Tengah, BP4K, PPL setempat dan petani pelaku perbenihan kedelai dari desa Setanggor Kabupaten Lombok Tengah. Dalam sambutannya Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah Ir. Ibrahim menyampaikan terimakasih kepada BPTP NTB yang selalu menaruh perhatian terhadap komoditas penting kedelai dan  sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini dalam rangka memperkokoh ketahanan pangan disaat kondisi cuaca saat ini. Kedelai merupakan komoditas yang strategis untuk menyediakan protein dan sumber pangan yang tinggi setelah beras dan jagung. Ada beberapa hal yang menjadi sorotan pada komoditas kedelai yaitu produksi dan realisasi tanam yang semakin menurun serta kedelai yang di hasilkan memiliki kualitas yang rendah. Hal inilah yang menyebabkan sampai saat ini indonesia masih melakukan inport.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo S., MS dalam arahannya menyampaikan bahwa MP3MI secra makro bertujuan mengembangkan usaha perbenihan kedelai karena selama ini petani membeli benih yang dijual di pasar-pasar, yang mana benih yang di jual di pasaran memiliki produksi yang rendah, sehingga perlu dilakukan sebuah langkah upaya untuk dicobakan kegiatan perbenihan di setanggor. Kegiatan MP3MI perbenihan kedelai setanggor adalah kegiatan diseminasi yang bertujuan mempromosikan, mengembangkan dan membangun usaha perbenihan kedelai di setanggor. (Sumber : Nani Herawati )

Web Analytics