Berita

Temu Lapang Demplot PTT Kedelai

Pin It

Temu lapang demplot PTT Kedelai merupakan salah satu rangkaian kegiatan dari pendampingan SL-PTT yang dinaungi oleh BPTP NTB telah dilaksanakan di kelurahan Jempong Baru pada hari Selasa 21 September 2011 yang dihadiri oleh Kepala BPTP NTB, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura NTB, Kepala BBI, Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Mataram, Bakorluh Prov. NTB, BKP 5 kota Mataram, PPL BPP Sekarbele, Koordinator BPP se-kota Mataram dan seluruh anggota kelompok tani Suka Maju.

Kegiatan ini diawali dengan panen simbolis yang dilakukan oleh kepala BPTP NTB, Dr. Ir. Dwi Praptomo, S., MS, Kepala BBI, Ir. Fadliah Ali, M.Si dan Kepala DinasPertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura NTB yang di wakili oleh Ir Budi Subagyo. Selanjutnya dalam sambutannya, Kepala BPTP NTB menyatakan bahwa kegiatan demplot ini dilakukan dengan tujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan varietas-varietas unggul baru kedelai. Saat ini pemerintah sedang berusaha untuk memperjuangkan agar kedelai memiliki harga pembelian pemerintah untuk menjawab keresahan petani selama ini terhadap rendahnya harga kedelai, sehingga antusias petani untuk menanam kedelai semakin tinggi guna mencapai swasembada kedelai pada tahun 2014.

Pernyataan Kepala BPTP NTB ini diperkuat oleh  Ir. Budi Subagyo yang menyatakan bahwa, dengan adanya kegiatan demplot SL-PTT ini petani diharapkan mampu mengadopsi inovasi baru yang akan membantu peningkatan produksi. Ir. Budi Subagyo juga menambahkan, bantuan benih untuk SL-PTT pada tahun 2011 ini mencapai 25.000 Ha dan diperkirakan pada tahun 2012 bantuan akan meningkat menjadi 30.000 Ha. Salah satu  hal yang masih tetap menggembirakan bahwa, meskipun NTB merupakan propinsi kecil tetapi NTB masih tetap diperhitungkan sebagai penyumbang pangan nasional, tentunya ini merupakan cambuk bagi para instansi terkait untuk terus berusaha meningkatkan produksi pertanian guna meningkatkan pendapatan petani.

Lokasi demplot di dusun Pekandelan Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbele  ini merupakan salah satu lokasi percontohan dengan luas 1,5 Ha yang melibatkan 34 orang anggota kelompok petani Suka Maju. Penanaman dilakukan pada tanggal 5 - 6 Juli 2011 dan tanggal 14 Juli 2011 dengan menanam varietas  Grobogan dan Argomulyo dengan jarak tanam 10 x 40 cm. Hasil ubinan: varietas Grobogan rata-rata sebesar 1,95 ton/ha dan varietas Argomulyo1,84 ton/ha masing-masing dengan 3 sampel. Hasil yang diperoleh pada demplot ini lebih tinggi 5 - 9 kw/ha jika dibandingkan dengan produksi petani yang berkisar hanya 0,9 - 1 ton/ha. Hal ini membuktikan bahwa, jika petani menggunakan varietas-varietas baru yang dikombinasikan dengan penerapan teknologi dari kegiatan demplot pendampingan SL-PTT yang di naungi BPTP NTB tentunya harapan untuk terus maningkatkan produksi di sektor pertanian dapat tercapai sesuai dengan harapan semua pihak.

Keberhasilan demplot ini juga diakui Sudiane selaku sekretaris kelompok tani Suka Maju yang menyatakan bahwa, sebelum adanya kegiatan demplot semacam ini petani hanya menanam kedelai dengan mengikuti jarak tanam padi dan petani juga tidak terlalu memperhatikan sistem budidaya yang dilakukan sehingga hasil yang diperoleh juga tidaklah maksimal.

Diakhir rangkaian kegiatan temu lapang PTT ini, Nurlaela selaku salah satu wakil dari BKP 5 kota Mataram menyatakan pengharapannya agar teknologi yang sudah diterapkan dalam kegiatan demplot ini harus terus dipertahankan karena saat ini BKP 5 sedang mencanangkan program intensifikasi dengan luasan target 1.850 Ha dan target hasil sebesar 14,5 kw/Ha. Dengan keberhasilan kegiatan demplot PTT yang dilakukan di kelurahan Jempong Baru ini, Nurlaela menyimpan optimis besar bahwa target program intensifikasi yang akan dicanangkan di 6 kecamatan pada tahun 2012 mendatang dapat mencapai target yang diharapkan. (Sumber : H. Noor Inggah, Yuliana Susanti & Nani Herawati)

Web Analytics