Berita

Annual Review & Planning Meeting Kerjasama ACIAR “Productivity and Profitability Enhancement of Tropical Pulses in Indonesia and Australia”

Pin It

Pertemuan evaluasi tahunan kegiatan penelitian kerjasama BPTP NTB dengan ACIAR telah dilaksanakan di BPTP NTB pada hari Kamis, 28 Juli 2011 yang dihadiri oleh RCN Rachaputi pimpinan project Australia, Balitkabi, BPTP NTB, Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, BPSB, Universitas Mataram, PT. BMT, dan IFC.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BPTP NTB Dr. Ir. Dwi Praptomo, S., MS. Dalam sambutannya telah disampaikan tentang pentingnya kerjasama dalam peningkatan produktivitas kacang tanah dan kedelai di Nusa Tenggara Barat dalam upaya peningkatan pendapatan bagi petani. Kerjasama ini telah dimulai sejak tahun 2008 dan dilanjutkan hingga tahun 2012 sehingga tujuan pengkajian ini dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

Evaluasi tahunan ini lebih difokuskan pada pelaksanaan scoping study kedelai dan scaling up kacang tanah di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah pada tahun 2010, yang dilanjutkan dengan pemaparan perencanaan kegiatan scaling up yang akan dilaksanakan di Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Tengah pada tahun 2011 – 2012.

Pada tahun 2010 telah dilaksanakan scaling up kacang tanah desa Pringgarata Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah pada luas area 0,25 ha dengan melibatkan 3 petani kooperator pada lahan sawah irigasi dengan penerapan paket teknologi hasil pengkajian BPTP NTB berupa penggunaan benih unggul, jarak tanam, pemupukan dan penggunaan fungisida serta pembumbunan. Scoping study kedelai dilaksanakan di kecamatan Kediri Lombok Barat dan kecamatan Jonggat dan Praya Lombok Tengah yang berada di lahan sawah irigasi dengan pengkajian pemupukan, penggunaan pestisida dan rhizobium. Dari kegiatan tersebut  dapat diketahui bahwa peran teknologi sangat penting dalam peningkatan produktifitas dan pendapatan bagi petani.

Pada tahun 2011 kegiatan scaling up kacang tanah terfokus di kabupaten Lombok Tengah di Kecamatan Jonggat dan Pringgarata masing – masing seluas 2,0 ha, sedangkan kedelai berada di tiga lokasi yaitu kabupaten Lombok Barat terletak di Kecamatan Kediri, Gerung dan Kabupaten Lombok Tengah di Kecamatan Jonggat, dengan luas area masing – masing 0,10 ha. Pengkajian ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari kegiatan pada tahun 2010 yang diterapkan dalam luasan yang lebih luas dengan introduksi teknologi yang lebih lengkap.

Kegiatan yang dilaksanakan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani melalui penggunaan varietas unggul baru yang sesuai dengan preferensi petani, biaya produksi yang efisien, kualitas benih yang baik serta terjalin kerjasama antara pihak – pihak terkait secara berkelanjutan sehingga dapat menguntungkan bagi kedua negara (Indonesia dan Australia).

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas tentang pola kemitraan BPTP NTB, PT Bumi Mekar Tani sebagai pengguna teknologi dan Forum Kacang Tanah sebagai mitra petani dalam memasarkan kacang tanah yang dihasilkan. Peran serta Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam penyediaan benih bermutu dan upaya peningkatan produktivitas melalui kegiatan SLPTT Kedelai dan Kacang tanah.  (Sumber : Hiryana Windiyani & Ahmad Suriadi).

Web Analytics