Berita

Panen Raya Padi Varietas Bestari di Mataram

Pin It

Panen raya padi varietas Bestari yang di laksanakan Juli 2011 di kelompok Tani Kembang Sari Kelurahan Jempong Baru Kecamatan Sekarbela Kota Mataram, dihadiri oleh kepala BATAN, Pemulia+Peneliti BATAN, DPR RI, Pejabat yang mewakili Gubernur NTB, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi NTB dan staf, Sekda Kota  Mataram + DPR Kota Mataram, Kepala Dinas Pertanian Perikananan dan Kelautan Kota Mataram, Unram, Sekertaris Bakorluh NTB, Kepala BPTP-NTB dan Peneliti, P4S + Karyawan beberapa Perusahaan swasta, Koordinator Penyuluh Sekarbela + PPL, kelompok tani Kembang Sari+ masyarakat, Penangkar benih dari Sumbawa, Lombok Timur, PT Newmont, jumlah perserta seluruhnya diperkirakan mencapai > 200 orang.

Ketua P4S Kuntum melaporkan, bahwa kegiatan Demfam padi varietas unggul Bestari di kelompok Tani Kembang Sari seluas 20 ha dengan melibatkan petani ± 35 orang, bertujuan untuk membangun koordinasi dengan instansi terkait, meningkatkankan pemahaman dengan budidaya  yang tepat, media pembelajaran dan sekaligus memperbanyak benih Dasar. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa varietas Bestari mempunyai anakan 17, 19, 28, 32, 36 (rata-rata 28 anakan), dengan jumlah biji/malai dari 3 malai yang diamati berisi 124 biji dan hampa 94 biji, tinggi tanaman berkisar 105-115 cm. Hasil ubinan mencapai 7,5 t/ha (BPS Kota Mataram).

Dalam pengarahannya Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura Provinsi NTB, yang sekaligus mewakili Gubernur NTB, menyampaikan bahwa NTB dengan keterbatasan areal budidaya diperlukan varietas unggul dgn produktivitas tinggi seperti Bestari yang mencapai 7,5 GKP, sedangkan rata-rata NTB < 5 t/ha. SL PTT kota mataram ditargergetkan 6,5 t/ha. Selain permasalahan produktivitas, juga degradasi lahan, pertumbuhan pendududk dan anomali iklim. Stok beras NTB 160.000 leh ton (65%) dari target 180.000 ton beras, stok bisa memenuhi kebutuhan sampai pebruari 2012. Realisasi tanam 38.543.000 (97,8%) dari target 1 tahun. Jagung 77.512 ha (75%) dari target 1 tahun. Kedelai 42.000 (34%) dari 95.000 ha . Produksi  padi menurut ARM 2 : 2.480.860 ton dari target 2.169.780 ton GKG. NTB dengan target baru 2.312.000 ton  masih kurang 79.000 ton . Jagung 412.163 ton (ARM 2 BPS) dari target 402.000 ton pipilan kering sudah tercapai. Permasalahan lain yang dihadapi adalah pola tanam yang tidak teratur, sehingga serangan OPT meningkat, pemupukan yang dilakukan tidak berimbang. Diutamakan pemupukan dengan pupuk organik dan pupuk majemuk NPK

Terhadap kehilangan hasil yang mencapai 11% mulai dari panen sampai dengan prosessing dll, seandainya petani dapat mengurangi kehilangan hasil 1% saja, maka hasil yang bisa diselamatkan ± 20.000 ton. belum lagi dari serangan OPT. Menurut kepala BATAN selain padi Bestari, juga ada Inpari Sidano yang baru dilepas, juga kapas varietas Karisma, juga Sorgum varietas Pahat yang sudah dilakukan uji coba di kabupaten Sumbawa seluas 4 ha dan tahan kering.  (Sumber : M  Zairin).

Web Analytics