Berita

Panen Raya Padi Pada Lahan SL-PTT di Kelompok Tani Bantek

Pin It

Panen raya padi yang di laksanakan kamis, 7 Juli 2011 di Desa Persiapan Gegelang Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat, dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB dan staf, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Lombok Barat, BPTP-NTB, BPSB, BPTPH, Kepala UPTD dan Kepala UPTB Kec. Lingsar, Kelompok tani Bantek + masyarakat, ketua-ketua kelompok tani yang terbaik SL-PTT tiap kecamatan masing-masing 1 orang dan karyawan PT. Dyris Indonesia, sehingga jumlah perserta seluruhnya mencapai sekitar 200 orang.

Dalam laporannya  ketua kelompok tani Bantek (Safari), mengatakan bahwa luas areal SL-PTT  mencapai 25 ha dengan melibatkan petani 35 orang, varietas yang ditanam adalah Situ Bagendit. Hasil pengamatan oleh PPL Kec. Lingsar bahwa Situ Bagendit mempunyai anakan rata-rata 17, dengan jumlah biji/malai berkisar 161 - 166 biji atau rata-rata 164 biji/ malai, tinggi tanaman berkisar 95-110 cm. Hasil ubinan mencapai 7,4 t/ha (PPL). Panen ubinan 2,5mx2,5m dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan  Kab. Lombok Barat dan BPTP NTB.

Dalam pengarahannya kepala Dinas Pertanian tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi NTB, Ir. H. Abdulah Maad mengharapkan agar sinergisme antara PT. Dyris dengan kelompok tani terus ditingkatkan untuk melakukan pendampingan sehingga produksi yang dicapai bisa meningkat. Hasil rata-rata padi di NTB berkisar 4,5-4,6 t/ha, kalau dapat ditingkatkan seperti yang dilakukan oleh petani peserta SL-PTT yang dibina oleh PT Dyris dibeberapa di tempat antara 7,2-9,07 t/ha GKP cukup signifikan terhadap peningkatan hasil, sehingga NTB dapat mempertahankan swasembada sejak tahun 2004 sampai sekarang. Terhadap kehilangan hasil yang mencapai 11% mulai dari panen sampai dengan prosessing dll , seandainya petani dapat mengurangi kehilangan hasil 1% saja , maka berapa ribu ton yang bisa diselamatkan produksinya, belum lagi dari serangan OPT. Selain padi juga disampaikan bahwa produktivitas jagung di NTB meningkat 50%.   (Sumber : M. Zairin)

Web Analytics