Berita

Pekan Daerah (PEDA) KTNA Provinsi NTB, “Sukseskan Program Unggulan PIJAR (Sapi, Jagung, dan Rumput Laut)”

Pin It

Kegiatan Pekan Daerah (PEDA) KTNA merupakan pertukaran pengetahuan, dan keterampilan, di mana para petani maupun nelayan bertukar informasi, wawasan dan pengalaman, dengan demikian kelompok tani sendiri diharapkan dapat menambah pengetahuannya. Pada tanggal 14-15 Juni 2011 di Nusa Tenggara Barat dilaksanakan kegiatan Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA)  yang kegiatannya bertempat Asrama Haji Mataram. Kegiatan di ikuti oleh KTNA dari berbagai Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat, yaitu KTNA dari Kabupaten Bima, Dompu, Sumbawa, Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Kabupaten Lombok Utara, Kota Mataram dan Kota Bima. Peserta  merupakan perwakilan dari setiap daerah. Pada hari pertama kegiatan diawali dengan penerimaaan dan registrasi peserta, penyiapan pameran, dan bakti sosial. Kegiatan utama dan yang pertama dari rangkaian kegiatan PEDA ini yaitu temu karya yang difasilitasi oleh BPTP NTB yang  pada kesempatan ini yang memberikan sambutan adalah Kepala Balai BPTP NTB Ir. Dwi Praptomo S, MS, yang menjelaskan bahwa, Pekan Daerah KTNA merupakan ajang bagi kelompok tani dan nelayan untuk bertukar pikiran mengenai cara dan pemecahan masalah yang dihadapi, meningkatkan ketrampilan, wawasan dan pengetahuan dan menumbuhkan kepercayaan diri bagi KTNA dalam mengembangkan teknologi. Kepala BPTP NTB mengharapkan bahwa dalam temu karya ini, penyaji dapat diberikan masukan untuk kesempurnaan dalam persiapan PENAS (Pekan Nasional) yang akan dilaksanakan di Kalimantan Timur nanti, sehingga NTB memberikan hasil yang baik dan dapat mengharumkan daerah Nusa Tenggara Barat.

Dalam kegiatan temu karya tersebut ada 2 (dua) makalah yang akan disajikan. Dua makalah tersebut dari Ketua kelompoktani Rezeki Nomplok Desa Gerantung Lombok Tengah dan Ketua kelompoktani ndoro  Ndaja Kelurahan Sorisakolo Dompu. Dari KTNA Rezeki Nomplok judul materi yang disampaikan tentang “Posyandu Sapi Bali untuk meningkatkan Produktivitas dan Kualitas sapi Bali di Kabupaten Lombok Tengah” yang dibawakan ketua KTNA M. Yasir. Dimana dalam pemaparannya M Yasir memberikan uraian tentang pentingnya pemeliharaan sapi untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas sapi sehingga memberikan keuntungan investasi yang luar biasa bagi petani dan keluarganya. Sedangkan dari KTNA  ‘Ndoro Ndaja’ menyampaikan materi berjudul “Dari petani Biasa menjadi Luar Biasa” dalam menyebarkan hasil pengkajian. Materi di sampaikan oleh Arba’an Obama yang menceritakan perubahan bertani setelah mengikuti pengkajian. Dalam pemaparan kedua materi diberikan masukan dan sanggahan baik dari peserta maupun dari narasumber yang berasal dari berbagai instansi pertanian yang tentunya saran dan masukan tersebut guna perbaikan dan kesempurnaan materi yang akan di bawa di acara PENAS nanti.  (Sumber : Ria Rustiana & Farida Sukmawati M).

Web Analytics