Berita

Workshop dan Evaluasi Kegiatan Sosialisasi Inovasi Teknologi Program FEATI di Pulau Sumbawa

Pin It

Pelaksanaan workshop dan evaluasi kegiatan sosialisasi inovasi teknologi dilaksanakan di Pulau Sumbawa dari tanggal 18 – 25 Mei 2011, dimulai dari kabupaten Bima, Dompu dan Sumbawa. Masing – masing kabupaten pelaksanaan workshop dilakukan selama dua hari  dengan peserta yang terdiri koordinator BPP, penyuluh pendamping dan ketua UP-FMA dengan total peserta 300 orang.

Kegiatan workshop dan evaluasi ini dimaksudkan untuk menggali  informasi dari penyuluh dan pengurus FMA dalam hal evaluasi progress kegiatan BPTP terkait dengan inovasi teknologi pertanian dan untuk memperoleh informasi tentang inovasi teknologi yang sudah dinformasikan secara langsung maupun melalui beberapa media informasi.  Kegiatan workshop dibuka oleh Kepala BP4K masing – masing kabupaten, dalam sambutannya dinyatakan bahwa Program FEATI akan berakhir pada tahun 2011 meskipun anggaran berakhir tidak semuanya berakhir. Berdasarkan komitmen Pemda, kegiatan FEATI akan dilanjutkan melalui dana APBD tingkat II sehingga pendampingan yang selama ini dilaksanakan oleh penyuluh dan berjalan dengan baik akan tetap dilakukan. Apresiasi positif di sampaikan kepada BPTP NTB atas kerjasama yang telah berlangsung selama ini, khusus dalam hal pengembangan informasi teknologi komoditi spesifik lokasi di beberapa lokasi uji coba. Kerjasama petani dengan lembaga penelitian (BPTP) merupakan salah satu komponen dari 5 komponen dalam program FEATI dengan fokus utama pada perbaikan pengkajian dan diseminasi teknologi. Kegiatan uji coba yang selama ini dilakukan oleh BPTP diharapkan para penyuluh pendamping dapat digunakan sebagai materi penyuluhan (diseminasi), sehingga akan berdampak : a). peningkatan kemampuan petani untuk mengakses informasi, teknologi dan pasar dalam mendukung pelaksanaan agribisnis, b). peningkatan nilai tambah/pendapatan petani, dan c). terjalinnya kemitraan dengan pihak lain (dunia usaha dan permodalan).   Selanjutnya juga disampaikan bahwa walaupun program FEATI akan berakhir tahun 2011, diharapkan BPTP terus dapat memberi ruang seluas-luasnya bagi aparatur dan petani dalam hal mengakses teknologi hasil kajian khususnya teknologi spesifik lokasi, karena para penyuluh dan petani sebagai tulang punggung keberhasilan pertanian di tingkat desa.

Materi workshop selain evaluasi kegiatan BPTP (kuesioner)  juga disampaikan penajaman tentang Analisis Rantai Nilai/Value Chain Analysis (VCA), merupakan analisis untuk melihat peluang-peluang suatu usaha dari suatu komoditi yang mempunyai nilai tambah dan digunakan sebagai alat untuk menganalisa bagaimana mengembangkan suatu produk/komoditi . Kemudian dilanjutkan dengan masing-masing kecamatan (BPP) melakukan praktikum tentang analisa rantai nilai/VCA setiap usahatani yang digunakan dalam proses pembelajaran FMA.

Materi ini dianggap penting untuk disampaikan, karena ada ketentuan dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian bahwa penyusunan proposal FMA dalam pengembangan abribisnis didalamnya harus ada analisa rantai nilai/VCA.  (Sumber : Sudarto).

Web Analytics